Netral English Netral Mandarin
13:52wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 optimistis target capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia akan rampung sesuai target awal pemerintah yakni pada Desember 2021. Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat.
Ade Armando: Warga Palestina yang Tewas 212 Orang, 61 di Antaranya Anak-Anak, Tanya Kenapa?

Selasa, 18-Mei-2021 08:05

Ilustrasi: Anak-anak di Gaza korban serangan Israel
Foto : Republika
Ilustrasi: Anak-anak di Gaza korban serangan Israel
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ade Armando mengecam keras tindakan penyerangan Israel terhadap Palestina. 

“Kebusukan Hamas tidak bisa dijadikan pembenar bagi kebiadaban Israel membantai rakyat Palestina,” kata Ade Armando, Selasa 18 Mei 2021.

“Warga Palestina yang tewas 212 orang. 61 di antaranya anak-anak. Warga Israel yang tewas 10 orang. Tanya kenapa?” imbuhnya.

Tak disebutkan dari mana angka 212 yang disebutkan oleh Ade Armando. Namun, jumlah korban tewas akibat saling serang antara Hamas dan tentara Israel memang diperkirakan sudah mencapai 200-an jiwa. 

Untuk diketahui, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan belum akan mengakhiri perang yang sudah berlangsung selama tujuh hari. 

Akibatnya jumlah korban terus bertambah. Pengeboman Israel di Jalur Gaza memasuki hari ketujuh berturut-turut dengan serangan udara pada Minggu pagi yang menewaskan sedikitnya 42 warga Palestina. 

Puluhan warga lainnya menderita luka, dan setidaknya dua bangunan tempat tinggal rata dengan tanah.  

Sedikitnya 192 orang, termasuk 58 anak-anak dan 34 wanita dilaporkan tewas di Jalur Gaza dalam sepekan terakhir. Sedangkan lebih dari 1.200 lainnya terluka. 

Di Tepi Barat yang diduduki, pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 13 warga Palestina. 

Sedangkan Israel melaporkan 10 orang tewas, termasuk dua anak-anak. Sementara itu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa bertemu kemarin untuk membahas pecahnya kekerasan terburuk selama bertahun-tahun di Palestina dan Israel. 

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berbicara melalui telepon dengan menteri luar negeri Qatar, Mesir, Arab Saudi dan Prancis tentang kekerasan yang sedang berlangsung di Israel, dan Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza. 

“Blinken dan Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani membahas upaya untuk memulihkan keamanan di Israel dan Tepi Barat dan Gaza sehubungan dengan banyaknya korban sipil secara tragis," ujar pernyataan Departemen Luar Negeri AS seperti dikutip Aljazeera.com, Senin (17/5/2021).

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli