Netral English Netral Mandarin
09:50 wib
Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid berencana melaporkan seorang peramal, Mbak You, terkait ramalan Jokowi lengser dari jabatan presiden pada 2021. Peneliti menyatakan varian baru virus corona SARS-CoV-2 yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan (Afsel) tidak mempengaruhi kerja vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.
Agar Mobil Tetap Awet, Gunakan Oli Mobil Amsoil Asli 

Senin, 28-December-2020 21:00

Mereka oli Amsoil saat menjalani pameran otomotif.
Foto : My Engine
Mereka oli Amsoil saat menjalani pameran otomotif.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Mobil saat ini bukan lagi merupakan barang mewah. Hampir setiap keluarga yang tinggal di kota-kota besar di Indonesia memiliki kendaraan roda empat tersebut.

Tapi, perilaku memiliki kendaraan pribadi berupa mobil tidak selalu dibarengi dengan kualitas perawatannya. Salah satu hal penting dalam merawat agar mobil yang dimiliki bertahan lama atau awet dengan menggunakan oli yang asli bukan palsu.

Beberapa kasus pemalsuan oli menjadi hal penting yang harus dicermati. Bila salah dalam membeli oli justru dapat merusak komponen mesin mobil. Hal penting yang juga harus diperhatikan ialah membedakan mana oli asli dan palsu.



Sebagai orang awam, pasti sulit mengetahui ciri-ciri oli asli. Rata-rata, saat sedang mengganti oli, banyak dari kita memilih untuk menunggu di ruang tunggu dan tidak memerhatikan montir yang sedang mengganti oli.

Sebelum mempercayakan kepada montir ada baiknya pemilik kendaraan memeriksa terlebih dahulu oli yang digunakan. Walaupun sulit dikenali, ada beberapa hal mudah yang bisa diketahui dan menjadi ciri oli palsu. Berikut ulasannya dikutip dari berbagai sumber.

1. Label

Beberapa pelaku pemalsuan oli akan berusaha untuk menekan biaya pembuatan, sehingga umumnya akan membuat label terlihat tidak mencolok dan kurang begitu diperhatikan. Anda bisa melihat produk palsu dengan memperhatikan label apakah nampak kusam.

Cara untuk memastikannya cukup mudah, umumnya stiker yang digunakan pada kemasan berbahan bontax untuk menutupi aksinya. Sedangkan, pack yang asli menggunakan stiker vinyl yang jauh lebih kuat dibanding bontax.

2. Kemasan Botol

Untuk memastikan oli palsu atau tidak, Anda juga bisa melihat dari kemasan botol. Cara termudah untuk mengenali oli palsu adalah warna kemasan botol apakah nampak kusam. Botol oli asli biasanya memiliki tampilan dan kemasan yang lebih baik, jauh berbeda dari botol oli palsu bekas.

3. Nomor ID Kemasan

Umumnya tutup botol oli terdapat ID dari oli mesin, Anda bisa melihat nomor ID botol dan tutup botol untuk memastikan keaslian oli. Bila Anda menemukan perbedaan dari kedua ID, maka itu merupakan oli palsu.

4. Tutup Botol

Semua produsen oli pasti memiliki seal untuk memberikan tanda bahwa oli yang dijual adalah baru dan biasanya tertutup rapat. Ketika tutup dibuka, maka segel akan otomatis rusak. Di sini Anda bisa memerhatikan, apabila tutup botol yang akan dimasukkan seal-nya sudah rusak, maka Anda bisa meminta untuk diganti dengan oli lain.

5. Warna Serta Bau

Cara terakhir untuk mengecek oli asli adalah memperhatikan bau serta warna. Memang sedikit sulit untuk membedakan oli asli dan palsu. Namun, oli yang palsu akan terlihat lebih berwarna keruh serta berbau tidak sedap. Hal ini dikarenakan oli palsu akan dioplos dengan beragam jenis zat yang tentu tidak baik untuk mesin mobil Anda.

Lebih baik mengganti oli di tempat yang terpercaya atau yang telah direkomendasikan, sehingga kondisi mesin mobil Anda tetap terjaga dengan baik.

Memilih Oli Mobil Yang Tepat Untuk Kendaraan Anda

Setelah mengetahui bagaimana membedakan antara oli asli maupun oli palsu, ada baiknya penggendara mobil memilih pelumas yang tepat supaya kendaraanya dapat bertahan lama dengan performa yang selalu konstan.

Ada berbagai macam jenis oli di pasaran Indonesia, semuanya punya kelebihan masing-masing baik dari komponen pembuatan, tambahan aditifnya dan sebagainya. Tinggal calon konsumen memilih ingin merek apa dan kekentalan yang sesuai mobilnya.

Salah satu yang bisa digunakan pemilik mobil, yakni Oli Mobil Amsoil. Merupakan salah satu oli yang berasal dari Amerika Serikat, diklaim memiliki kualitas yang baik.

Terdapat dua tipe oli mobil Amsoil yang beredar di Indonesia, khususnya untuk mobil harian yaitu OE Series dan Signature Series, “Perbedaan antara keduanya adalah spesifikasi kandungan dalam oli tersebut. Nah khusus Signature Series, sudah pakai basis oli dan aditif paling terbaik di kelasnya,” ujar Dede Lo selaku Direktur PT. Dinamik Indo Jaya seperti dinukil dari KabarOto.

Bahkan klaimnya, Signature Series bisa tahan hingga jarak tempuh 25.000 mil atau sekitar 40.000 km. Hasil ini memang luar biasa jika dibandingkan dengan merek oli lain dipasaran, tapi memang itu bukan acuan digunakan di Indonesia.

“Bisa, tapi kita tidak sarankan. Karena kita harus hitung juga dari kualitas bahan bakar yang dipakai, udara, dan kondisi jalan bagaimana,” jelas pria ramah itu.

Sementara untuk OE Series, memiliki bahan dari sudah 100% full sintetis. Lalu bersertifikasi API SN Plus, “Sebenarnya di Amerika sudah bersertifikasi SP, namun barang di Indonesia masih SN Plus. Kemungkinan tahun depan,” paparnya.

Hal itu juga berlaku dengan oli mesin diesel-nya sudah bersertifikasi paling tinggi API CK-4, menjadikannya oli terbaik bagi mesin diesel. Oh iya, semua oli mobil Amsoil juga memiliki anti sludge, sehingga mencegah terjadinya kerak lumpur yang akan berpotensi merusak mesin mobil.

Tingkat kekentalannya pun beragam, untuk bensin ada 0W-20, 5W-20, 5W-30, hingga 10W-30. Hampir semua spesifikasi oli mobil untuk harian. Lalu varian diesel ada beberapa macam yakni 5W-40 dan 10W-30.

Oli Mobil Amsoil dijual dengan harga cukup terjangkau, mulai dari Rp 150 ribuan per liternya.

Oli Mobil Amsoil Tak Hanya Permium Tapi Mobil Diesel

Buat Anda yang memiliki mobil diesel, zaman sekarang mesin sudah mengusung teknologi common rail. Sehingga kualitas bahan bakar juga harus dituntut lebih berkualitas, oleh karena itu untuk menyempurnakan bahan bakar diesel, bisa nih ditambahkan aditif agar kadar cetane meningkat, dan membersihkan nozzle injektor. Kebetulan Amsoil punya nih produknya.

“Pertama itu kita punya Cold Flow, nah sebenarnya penggunaan ini lebih cocok daerah di bersalju atau dingin. Fungsinya supaya solar tidak membeku, karena solar nabati kan bisa jadi lumut, nah ini bertugas mencegah hal itu,” ujar Dede Lo selaku Direktur PT Dinamik Indo Jaya distributor oli mobil Amsoil.

Lalu selanjutnya ada Diesel Injector Cleaner, kalau ini punya dua kegunaan unik nih sob, “Gunanya sebagai pembersih injector dan juga melumasi. Karena di dalam injector kan ada katup buka tutupnya,” jelasnya.

Ada juga Cetane Boost, nah buat yang mencari performa, kabarnya cocok nih pakai produk ini. Karena fungsinya menambah cetane number hingga tujuh poin. Semakin tinggi angka cetane maka kualitas bahan bakan diesal makin bagus pula. Maka jika menggunakan produk ini diklaim efeknya langsung terasa di mobil.

Namun jika yang tidak mau repot beli tiga botol terpisah, oli mobil Amsoil juga luncurkan Diesel All in One sehingga lebih praktis “All in One ini merupakan gabungan tiga produk tadi, dalam satu botol,” papar pria ramah itu.

Penggunaannya juga cukup mudah hanya dicampurkan saja langsung ke tangki bahan bakar dengan takaran tertentu, sekitar 30-60 ml untuk 19 liter. Harga perbotol dari Amsoil performance concentrate cukup terjangkau sekitar Rp 100 ribuan per botol.

“Jika dihitung perbandingan harga bio solar dan Dex. Harganya bisa dibilang masih lebih murah bio solar ditambah satu botol All in One ini, dan efeknya langsung terasa kok,” tutupnya.

Dengan Oli Mobil Amsoil Mobil Bekas Tetap Bagus

Tidak hanya mobil baru, kendaraan roda empat bekas tetap bakal moncer performanya bila dirawat dengan benar. Salah satu contohnya Mitsubishi Outlander Sport. Apin, Owner bengkel spesialis Mitsubishi, Pelita Motor di Jakarta Selatan mengatakan, masa penggantian oli yang tepat jadi kunci perawatan Mitsubishi Outlander Sport agar tetap sehat.

"Untuk oli mesin Outlander Sport, bisa pakai SAE 5W-30. Kalau oli standar Mitsubishi disarankan ganti tiap 5 ribu kilometer (Km) meskipun katanya oli ini bisa tahan sampai 10 ribu Km," buka Apin,

Menurut Apin, faktor usia dan kondisi stop and go jadi alasan penggantian oli mesin sebaiknya dilakukan lebih awal dari saran pabrikan.

Mitsubishi Outlander Sport bekas bakal tetap sehat jika melakukan servis secara rutin.

Apin, Owner bengkel spesialis Mitsubishi, Pelita Motor di Jakarta Selatan mengatakan, masa penggantian oli yang tepat jadi kunci perawatan Mitsubishi Outlander Sport agar tetap sehat.

"Untuk oli mesin Outlander Sport, bisa pakai SAE 5W-30. Kalau oli standar Mitsubishi disarankan ganti tiap 5 ribu kilometer (Km) meskipun katanya oli ini bisa tahan sampai 10 ribu Km," buka Apin, (18/12/20).

Menurut Apin, faktor usia dan kondisi stop and go jadi alasan penggantian oli mesin sebaiknya dilakukan lebih awal dari saran pabrikan.

"Kalau oli standar Mitsubishi memang bisa sampai 10 ribu, tapi karena pemakaian sehari-hari seperti saat jalanan macet atau menunggu orang, mobil memang berhenti tapi mesin tetap berputar jadi rekomennya ganti oli tiap 5 ribu km," sebutnya.

Lalu apakah ada solusi untuk meningkatkan pemakaian oli mesin agar penggantian bisa di atas 5 ribu Km?

"Solusinya bisa pakai oli merek lain yang berteknologi lebih tinggi dibanding oli standar Mitsubishi," terangnya.

"Merek oli yang rekomen untuk Outlander Sport pakai Amsoil, Red Line atau Liqui Moly SAE 5W-30 yang biasa rutin diganti tiap 10 ribu sampai 15 ribu Km," jelas Apin.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian