Netral English Netral Mandarin
02:56wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
AHY Pilih BW Jadi Pengacaranya, DS: Jadi Inget BW Bela Prabowo di MK, Bawa Barbuk Pake Truk Kontainer, Udah Pasti Kalahnya...

Jumat, 12-Maret-2021 15:20

Bambang Widjoyanto
Foto : Voi.id
Bambang Widjoyanto
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menghadapi polemik dengan kubu Moeldoko, Demokrat kubu Agus Hari Murti Yudhoyono pilih Bambang Widjoyanto sebagai pengacara.

Namun, Denny Siregar malah menanggapi negatif terhadap keputusan itu. Denny ungkit ketika Bambang kalah dalam bela Prabowo Subianto.

"Haha jadi inget waktu Bambang bela @prabowo di MK. Gua kira bawa barbuk pake truk kontainer, ternyata kontainer plastik..," kata Denny, Jumat (12/3/21).

"Udah pasti kalahnya @AgusYudhoyono  kalo gini," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (12/3/2021). Bambang Widjojanto (BW) jadi pengacaranya.

Gugatan kubu AHY ini terkait dengan pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara. Forum itu menghasilkan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat.

Pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) di lokasi, gugatan tersebut diwakili tim hukum DPP Demokrat yang dikomandoi mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW). Sementara itu, AHY tidak ikut dalam pendaftaran gugatan ini.

BW mengatakan, dirinya ditunjuk oleh Partai Demokrat secara kelembagaan untuk menjadi kuasa hukumnya. "Yang menunjuk kami bukan hanya Mas AHY, tapi ketum dan sekjen, jadi institusi resmi," katanya di lokasi.

BW menilai pengambilalihan paksa Partai Demokrat dengan melibatkan aktor oknum kekuasaan adalah ancaman demokrasi. Karena itulah, BW ikut menangani perkara ini.

"Saya merasa ada masalah fundamental yang ada di bangsa ini. Kalau orpol yang diakui secara sah saja bisa diobok-obok secara brutal maka negara kita sedang terancam," jelasnya dinukil Sindonews.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto