Netral English Netral Mandarin
11:38wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Ahok Ungkap Nabi Muhammad Dulu Berdagang, Tidak Trauma? Netizen: Jangan Bawa Nabi, Fokus aja Sama...

Senin, 01-Maret-2021 07:04

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok
Foto : Gesuri
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Saat menjadi pembicara diskusi di dalam acara milad Pondok Pesantren Motivasi Indonesia ke-9 secara virtual, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok menyinggung soal Nabi Muhammad yang dahulu berdakwah sambil berdagang.

Namun, banyak netizen menilai ada tanda-tanda Ahok masih trauma dengan masa lalunya yang terjerat hukum karena dituduh telah melakukan penistaan agama.

Dalam akun FB Mak Lambe Turah, Senin (1/3/21) banyak netizen memberikan tanggapan.

MLT: "Pa Ahok trauma."

Arifin Ganda: "Ya pasti trauma krn pny misi utk majukan kota jakarta akhir dihancurkan segelintir org yg tdk mau maju."

Daniel Rey: "Hati⊃2; ya pak.. Nanti diserang berjilid jilid pasukan wiro sableng."

Hlestari Smartf: "Pasukan demo lagi pd ngumpet."

Bagoes: "Tdk Hanya Pernah Berdagang, Bahkan Waktu Kecilnya, Nabi Muhammad Juga Pernah Mengembala Kambing (Jw: Angon Wedus).."

Jingga Jingga: "Jangan bawa Nabinya org lagi pak. Fokus aja sm kerjaan. Khawatir keseleo lidah. Jadi makanan empuk kadrun."

Ahmad Sudiyanto: "Sebaiknya siapapun yg dekat dengan pak Ahok, sampaikan dengan segala hormat utk jangan lagi menyentuh hal yg sekalipun maksudnya baik bisa jadi masalah besar, karena kita tau semua masih banyak dari mereka sedang cari" bahan utk membuat negara ini gaduh tanpa perlu."

Sebelumnya diberitakan, Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyarankan agar pondok pesantren memiliki sumber penghasilan secara mandiri. Sehingga, pembiayaan pondok pesantren bisa dimiliki secara tetap.

Hal itu diungkapkan Ahok dalam acara milad Pondok Pesantren Motivasi Indonesia ke-9. Acara dilakukan secara virtual dan Ahok menjadi pembicara dalam sesi diskusi bertema 'Pandemi dan geliat kemandirian pesantren'.

"Dalam pemikiran saya istilahnya tokoh adat Tiongkok itu ya, kita itu mesti punya sumur sendiri kira-kira gitu, kalau kita gunakan bahasa ini utamanya kita ada kemandirian lah," kata Ahok, Minggu (28/2/2021).

"Itu yang saya lihat selama ini hanya tergantung pada orang tapi pesantrennya tidak mempunyai penghasilan tetap yang mampu membiayai. Nah itu yang kita harus pikirkan, bagaimana dia bisa dapatkan surplus sendiri yang sumurnya juga bisa menghidupi masyarakat sekitarnya, itu yang ada dalam pikiran saya," ujarnya.

Ahok lalu mengapresiasi adanya Pesantren Motivasi ini. Dia mengatakan Kementerian BUMN akan memberikan dukungan terhadap pesantren tersebut.

"Saya dulu nggak kepikir ada pesantren motivasi, ini suatu hal yang luar biasa, suatu hal di luar pemikiran masyarakat umum, tentu kita harus dukung, dalam milad ke-9, seperti disampaikan pak menteri untuk maju lebih baik," ujanya.

Ahok lalu menyarankan agar para santri untuk dilatih bisnis. Seperti Nabi Muhammad, kata Ahok, yang tidak hanya berdakwah tapi juga berdagang.

Dalam menyinggung Nabi Muhammad, Ahok memberikan disclaimer, dia berharap tidak diartikan negatif.

"Saya berfikir Nabi Muhammad dulu juga bukan cuma dakwah ya, beliau juga dagang gitu lho. Ini jangan dipersoalkan ini, jadi nanti saya dikira nafsirkan nabi, ribut lagi nanti, saya mohon maaf ini. Saya bikin disclaimer dulu ini," ujarnya.

"Jadi para santri ini dilatih bisnis, dilatih berbahasa Inggris dengan baik, mengerti tentang saham, ini menarik," sambung Ahok dinukil detiknews.com

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto