Netral English Netral Mandarin
04:12wib
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memprediksi, puncak gelombang Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 202. Pemerintah mengakui kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan akibat transmisi lokal varian Omicron dalam sepekan terakhir.
AHY Instruksikan Kader Demokrat Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Senin, 06-December-2021 22:41

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Foto : Twitter AHY
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menginstruksikan kader Demokrat di Lumajang, Jawa Timur, untuk segera turun membantu warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021).

“Saya menginstruksikan kepada kader Partai Demokrat di Lumajang dan Provinsi Jawa Timur untuk bisa segera turun membantu warga yang terdampak erupsi,” kata AHY dalam keterangannya, dikutip Senin (6/12/2021).

Putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga mengajak semua pihak untuk berdoa bagi warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Selain itu, AHY berharap seluruh proses evakuasi masyarakat di sekitar Gunung Semeru dapat berjalan lancar.

Merespons instruksi Ketum AHY, Kepala Badan Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (BPPM) DPP Partai Demokrat, Ali Mohamad Johan Suharli malam itu juga mengirimkan sejumlah uang untuk membeli kebutuhan pokok para pengungsi Semeru di tempat pengungsian sementara.

DPD Partai Demokrat Jatim bergerak cepat untuk turut bahu membahu menyumbangkan tenaga dan sumber daya untuk meringankan beban korban bencana.

Mewakili DPD Demokrat Jatim, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim, Reno Zulkarnaen yang juga tengah mengemban amanah sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua DPC Demokrat Lumajang, langsung meluncur ke lokasi untuk melihat langsung dan membantu masyarakat yang terdampak.

“Sesuai instruksi Ketum AHY, dalam situasi seperti ini, warga membutuhkan gerak cepat seluruh elemen. Kita terus bergerak sembari mendoakan agar korban tidak bertambah," ujar Reno.

Menurutnya, kebutuhan yang teridentifikasi sejauh ini selain makanan siap saji dan obat-obatan, juga selimut, masker, popok bayi atau pampers, peralatan mandi, hingga minyak angin dan sandal jepit.

"Puluhan kader kami sudah siap bergerak cepat berbelanja kebutuhan-kebutuhan tersebut untuk langsung disalurkan ke lokasi-lokasi pengungsian warga. DPD Partai Demokrat Jatim turut bersinergi dengan DPC Lumajang untuk bergotong royong dalam memenuhi kebutuhan logistik,” jelas Reno.

Erupsi Gunung Semeru, 15 Orang Meninggal dan 27 Lainnya Masih Hilang

Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 15.20 WIB. Kejadian itu memakan banyak korban.

Berdasarkan data terkini yang dihimpun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Senin (6/12/2021), pukul 11.10 WIB, korban meninggal akibat erupsi Semeru mencapai 15 orang.

"Dari jumlah mereka yang meninggal dunia, sebanyak 8 jiwa teridentifikasi di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan 7 lainnya di Kecamatan Candipuro," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, jumlah warga yang masih dinyatakan hilang sebanyak 27 orang. "Pengecekan dan validasi data terus dilakukan untuk memastikan status korban tersebut," ujar Muhari.

Hingga hari ketiga, sebut Muhari, Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru terus melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap kemungkinan warga yang menjadi korban awan panas guguran Gunung Semeru.

Muhari menambahkan, warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru sebanyak 5.205 jiwa. "Posko masih memutakhirkan data warga terdampak," tuturnya.

Sementara itu, warga yang mengungsi berjumlah 1.707 jiwa yang tersebar di 19 titik. Posko menginformasikan sebaran penyintas sebagai berikut, Kecamatan Pronojiwo terdapat 9 titik pos pengungsian.

Pos pengungsian berada di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid Dusun Supiturang, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2, Masjid Pemukiman Dusun, Kampung Renteng (Desa Oro Ombo), Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip 2 serta beberapa rumah kerabat di sekitar Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus di Desa Oro Oro Ombo. 

Sebaran pos pengungsian di Kecamatan Candiro berada di 6 titik pos pengungsian, antara lain  Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng (Desa Sumberwuluh), Dusun Kajarkuning (Desa Sumberwuluh), Kantor Camat Candipuro. 

Kemudian sebaran pos pengungsi di Kecamatan Pasirian sebanyak 4 titik yaitu Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian dan Masjid Nurul Huda Alon Pasirian.

Muhari melanjutkan, selain berdampak pada korban jiwa, awan panas guguran Gunung Semeru juga merusak sektor pemukiman dan infrastrukur di beberapa kecamatan di Kabupaten Lumajang.

"Data sementara menyebutkan rumah terdampak berjumlah 2.970 unit, fasilitas pendidikan terdampak langsung 38 unit, jembatan putus 1 unit (Gladak Perak yang berada di Desa Curah Kobokan, penghubung antara Lumajang dan Malang)," tutupnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi