3
Netral English Netral Mandarin
21:18 wib
Salah satu pendiri Partai Demokrat (PD), Hencky Luntunngan, menyebut KLB dipastikan akan digelar pada Maret ini. Pemerintah memutuskan mencabut aturan mengenai investasi industri minuman keras yang tercantum dalam lampiran Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.
Tunjuk Abu Jibril? AJ: Gembong Teroris Meninggal, Anaknya Duluan, Kira2 Lagi Pesta 72 Bidadari?

Selasa, 26-January-2021 12:08

Abu Janda sebut Gembong Teroris Meninggal, Anaknya Duluan, Kira2 Lagi Pesta 72 Bidadari?
Foto : Istimewa
Abu Janda sebut Gembong Teroris Meninggal, Anaknya Duluan, Kira2 Lagi Pesta 72 Bidadari?
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Abu Janda alias Permadi Arya mengeluarkan cuitan mengejutkan di akun Twitternya, Senlasa (26/1/21).

"Ada gembong teroris meninggal. Anaknya udah duluan meninggal gabung sama teroris Al-Qaeda Nusrah di Suriah jadi kombatan, sekarang bapaknya nyusul. Kira2 mereka lagi pesta di surga bersama 72 bidadari ngga twips?" kata Abu Janda.

Seorang netizen menanyakan apakah yang dimaksuda adalah Abu Jibril?

LOWOIJO MELENIAL @AlichgunturMs mencuit sambil menunjuk pernyataan Tengku Zulkarnain.

"Yg ntu bang?... Kata sang mantan waSEKjen mui "guru kita". Brrti lo, q, trmaaasuk muridy donk," katanya.

Sementara cuitan Tengku Zul berisi ucapan duka.

"Telah wafat seorang shahabat, guru kita Syekh Abu Jibril. Semoga Allah Muliakan Beliau dgn Kemuliaan al Fatihah. Amin....Teringat saat saya mengejar khataman di Arafah thn 2017, beliau ambilkan makanan. Saya sibuk baca al Qur'an, lalu beliau menyuapi saya dgn makanan itu...," kata Zulkarnain.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabar duka. Ustaz Muhammad Iqbal Abdurrahman atau Abu Jibril meninggal dunia, Senin (25/1).

Mantan Ketua Umum sekaligus tokoh Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ini meninggal dunia di kediaman pribadinya di Pamulang, Tangerang Selatan. Informasi yang dihimpun, Abu Jibril menderita sakit dua tahun belakangan ini.

Rencananya, akan dimakamkan di Pamulang, Tangsel selepas zuhur pada hari ini.

Mantan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain dalam unggahan di akun Instagramnya, Selasa (26/1), mengaku kehilangan sosok Abu Jibril. Kendati, bebernya, ia berbeda mazhab dengan mendiang.

Tengku Zulkarnain menilai, Abu Jibril tak pernah saling menyerang pemahaman mazhab orang lain saat berdakwah.

“Kami memang berbeda Madzhab Fiqih. Beliau Madzhab Salafi dan saya bermadzhab Syafi’i. Namun, tidak pernah kami saling menyerang kepahaman dan amal masing masing. Dan, beberapa kali kami tampil ceramah satu panggung bersama, walau isi ceramah masing masing dengan rujukan kitab yang berbeda. Betapa indahnya Islam,” kata Mantan pengurus Majelis Ulama Indonesia di Instagramnya.

Putranya meninggal duluan

Seperti kita ketahui, salah seorang putra Abu Jibril, Muhammad Ridwan Abdurrahman, meninggal dunia di Suriah, Kamis sore, 26 Maret 2015. Pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan dia mendapat informasi tersebut langsung dari pihak keluarga. "Ya. Saya dapat informasi dari keluarganya," kata Al Chaidar, Kamis, 26 Maret 2015.

Informasi tersebut kemudian disampaikan Al Chaidar melalui laman Facebooknya. Dia menyampaikan bahwa Ridwan, putra Abu Jibril, tadi sore Insya Allah syahid di Idlib, Suriah. Chaidar pun mengunggah foto Ridwan yang tampak duduk di bebatuan sambil memegang senjata laras panjang. (Baca: WNI Tewas di Suriah, Abu Jibrill: Ridwan Bukan ISIS)

Kakak Ridwan, Muhammad Jibril Abdurrahman, memastikan berita duka itu melalui laman Facebook. "Adikku tercinta, kau telah pergi menjemput bidadari surga, disaat impian itu selalu ingin ku gapai, namun Allah lebih memilihmu dahulu sebelumku, Ya Allah, terimalah adikku tercinta ini sebagai syuhad' dijalanMU, Syahid Insyaa Allah..sampai jumpa kembali di Syurga nanti, insyaa Allah".

Idlib selama ini menjadi kancah peperangan bagi kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) melawan tentara pemerintahan Suriah. Akhir Oktober 2014, militan ISIS merebut kota itu dan membantai ratusan tentara Suriah. Namun hingga kini belum ada informasi yang menyebut Ridwan bergabung dengan ISIS, atau sebaliknya, Ridwan ikut memerangi ISIS.

Nama Abu Jibril pernah disebut-sebut dalam tragedi bom bunuh diri di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, keduanya di Jakarta, pada 2009. Salah satu anaknya, yaitu Muhammad Jibril Abdurrahman alias Ricky Ardan, divonis lima tahun penjara karena terbukti melakukan pidana terorisme.

Dalam catatan Tempo, Abu Jibril juga pernah dituntut 10 bulan penjara potong masa tahanan karena dinilai terbukti memberi identitas palsu saat membuat paspor di kantor imigrasi KBRI Kuala Lumpur, November 1999. Abu Jibril menggunakan nama Muhammad Iqbal alias Muhammad Jibril, kelahiran Yogyakarta, 17 Agustus 1957 saat membuat paspor tersebut.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto