Netral English Netral Mandarin
10:38wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Akademisi Muslim Desak Jokowi Bubarkan KPI: Dari Karyawan Perisak, Peleceh hingga Predator Seksual Anak

Sabtu, 11-September-2021 14:30

Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Foto : Setkab
Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akademisi Muslim Ayang Utriza meminta kepada Presiden Joko Widodo buat membubarkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Sebab, menurutnya dari tayangan televisi buruk, karyawan pelaku pelecehan bernaung dalam lembaga pengawas tersebut.

Apalagi, kata dia dalam kritiknya melalui akun twitter @ayang_utriza dan me-mention akun resmi @jokowi. Dia mengingatkan Jokowi soal pernyataannya dalam membela pedangdut sekaligus eks napi pencabulan Saipul Jamil.

"YM. Presiden @jokowi: saya u/ segera membubarkan @KPI_Pusat, krn 1.) isinya ada byk pegawai perisak & peleceh seksual yg terus berkeliaran bebas, 2.) ketuanya membela pemangsa seksual ABG, 3.) kerja KPI ini tidak jelas & tidak faedah (bukti: siaran TV yg sangat buruk & rendah)," tulisnya seperti dilansir Jakarta, Sabtu (11/9/2021).

Heboh belakangan, tersorot Komisi Penyiaran Indonesia. Kritik bertubi-tubi datang kepada KPI. Mulai viral kasus karyawan jadi korban perisak, pelecehan seksual hingga kontroversi Pedangdut sekaligus eks napi pencabulan Saipul Jamil.  

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan HP