Netral English Netral Mandarin
21:12wib
Tersangka kasus dugaan penistaan agama, Yahya Waloni menyampaikan permintaan maaf kepada publik, khususnya kalangan Nasrani. Para peneliti menemukan sebuah parasit malaria yang kebal obat di Uganda.
Akhmad Sahal: Vonis Habib Rizieq Soal Kasus Tes Swab Berlebihan

Kamis, 24-Juni-2021 14:15

Habib Rizieq Shihab
Foto : Istimewa
Habib Rizieq Shihab
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akademisi Akhmad Sahal mengatakan kalau vonis yang diterima terpidana kasus swab palsu sekaligus mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) terlalu berlebihan.

Sahal yang juga Pengurus PCNU Amerika Serikat itu mengutip ayat Quran kalau kebencian tak boleh menghalangi keadilan.

“Ini berlebihan. Kalo Rizieq divonis 4 thn krn tebar kebencian SARA kek ancam penggal kepala dll, saya setuju. Tp kalo krn kasus Data Swab, ini lebay.”

"Janganlah kebencianmu pada suatu kaum membuatmu ga adil, kata Quran," tulisnya lagi.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) menjatuhkan vonis 4 tahun penjara terhadap terdakwa kasus tes swab di RS Ummi Bogor, Habib Rizieq Shihab (HRS).

Dalam sidang pembacaan vonis, Kamis (24/6/2021), Majelis Hakim menyatakan Habib Rizieq terbukti bersalah menyebarkan berita bohong terkait hasil tes swab dalam kasus RS Ummi hingga menimbulkan keonaran.

"Mengadili, menyatakan Terdakwa Muhammad Rizieq Shihab terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, turut serta menyebarkan berita bohong dengan sengaja mengakibatkan keonaran di kalangan rakyat sebagaimana dalam dakwaan alternatif primer penuntut umum," kata hakim.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama empat tahun," demikian vonis yang dibacakan hakim PN Jakarta Timur.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli