Netral English Netral Mandarin
15:12wib
Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal saat kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Cileueur. Presiden Joko Widodo alias Jokowi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan moratorium penerbitan izin usaha baru untuk pinjaman online.
Aksi Copet Viral dalam Transjakarta, Pengamat Peringatkan Anies

Sabtu, 07-Agustus-2021 10:00

Transjakarta
Foto : Istimewa
Transjakarta
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Masih adanya ketidaknyamanan masyarakat dalam menggunakan Bus Transjakarta saat ini, tentunya harus menjadi perhatian khusus Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Terlebih mengenai pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengelolaan Transjakarta yang harusnya dipimpin langsung dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. 

"Dalam persoalan ini, Transjakarta menjalankan tupoksi dari Dinas Perhubungan yang harus Kepala Dinas menjadi komisaris. Sehingga kurangnya kontrol , yang mana masalah transportasi ini kan tupoksi Dinas Perhubungan," terang pengamat publik, Amir Hamzah.

Pernyataan Amir ini diungkapkan saat diminta menanggapi adanya aksi pencopetan di moda transportasi masal Transjakarta yang viral di media sosial.

Menurutnya, apa yang terjadi itu tentu sangat mempengaruhi karena tidak adanya arah yang memberikan mekanisme mengenai  kewenangan yang menjadi pokok-pokok dari  Dinas Perhubungan kepada para direksi Transjakarta .

Selain itu, Amir Hamzah pun turut menyoroti adanya ketidak merataan terhadap trayek bus-bus atau angkot pengumpan. Sehingga dibeberapa halte pun penumpang dikit, hingga sepi dan menjadi potensi ketidak amananan.

"Ditambah masih banyaknya sarana dan fasilitas pendukung lainnya yang tidak layak, ini juga pastinya membuat warga akan memilih menggunakan transportasi pribadi ketimbang Transjakarta," tegasnya. 

Sebagaimana diketahui, sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi pencopetan di Bus Transjakarta, viral di Media sosial (Medsos). 

Terlihat pelaku yang telah mengincar korbannya saat hendak turun, langsung memepetnya. Kemudian saat posisinya telah berdekatan, pelaku pun langsung memasukan tangannya ke dalam tas korban.

Sementara itu, berdasarkan akun istagram @kontributorjakarta yang memposting video tersebut, bahwa kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (3/8/2021) sekitar pukul 10:20 WIB. 

Kepala Divisi Sekper dan Humas PT Transjakarta, Angelina Betris mengaku masih menyelidiki adanya peristiwa tersebut yang terjadi di salah satu bus armada milik Transjakarta yang viral tersebut. 

"Dan tentunya dalam melakukan penyelidikan ini kami berkerjasama dengan pihak berwenang," tulisnya melalui pesan singkat , Kamis (5/8/2021).

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP