Netral English Netral Mandarin
01:49wib
Aparat dari satuan TNI dan Polri akan menjadi koordinator dalam pelaksanaan tracing (pelacakan) Covid-19 dalam Pemberlakuan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) yang kembali diperpanjang. Presiden Joko Widodo memberi kelonggaran selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.
Aktvitas Belanja Masyarakat Meningkat Hampir Merata di Tiap Daerah, Kecuali Bali dan Nusa Tenggara

Kamis, 29-April-2021 06:30

Ilustrasi belanja onlline.
Foto : e millennium com
Ilustrasi belanja onlline.
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ada tren kenaikan belanja masyarakat Indonesia pada triwulan kedua 2021.

“Data menunjukkan adanya kenaikan belanja yang terjadi sejak akhir triwulan pertama 2021 (1Q21) hingga awal triwulan kedua 2021 (2Q21),” kata Kepala Mandiri Institute Teguh Yudho Wicaksono dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Ia menjelaskan, perbaikan belanja terjadi pada semua komponen utama belanja masyarakat, pada semua kelompok penghasilan masyarakat dan terjadi merata di semua wilayah kecuali Bali & Nusa Tenggara.

Ia juga menyampaikan bahwa relaksasi kebijakan PPKM dan juga bulan Ramadhan mendorong kenaikan belanja yang terkait dengan supermarket, restoran dan fesyen.

“Seiring dengan meningkatnya aktivitas bekerja dari kantor (work from office) telah mendorong kenaikan permintaan pakaian dan produk fesyen lainnya seperti sepatu dan tas. Kenaikan belanja produk fesyen terutama berasal dari belanja kelompok masyarakat dengan penghasilan yang lebih tinggi (higher income),” jelas Teguh.

Kajian Mandiri Spending Index juga menyimpulkan bahwa dalam hal belanja berdasarkan pendapatan masyarakat, tingkat belanja masyarakat dengan penghasilan yang lebih tinggi pada triwulan kedua 2021 relatif telah sama dengan level prapandemi. Kenaikan ini merupakan pertama kalinya sejak permulaan pandemi di awal 2020.

“Pengendalian Covid-19 dan distribusi vaksin yang cepat akan menjadi kunci untuk mengembalikan keyakinan masyarakat, terutama kelompok menengah atas. Hal ini akan menjadi pendorong besar pertumbuhan konsumsi di Indonesia,” ungkap Teguh.

Berdasarkan data yang menunjukkan pemulihan solid belanja masyarakat yang terjadi sejak Maret hingga awal April 2021, Mandiri Insitute yakin tren tersebut akan semakin kuat seiring memasuki triwulan kedua 2021 dan tentunya membangkitkan optimisme masyarakat.

Namun demikian, Mandiri Institute menekankan bahwa optimisme tersebut perlu diwaspadai, karena berpotensi mendorong sebagian masyarakat menjadi lengah dalam protokol kesehatan.

“Dalam beberapa hari terakhir, terlihat adanya kenaikan dalam jumlah kasus baru COVID-19. Terkait dengan hal ini, memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan menjadi penting untuk menghindari adanya gelombang baru kenaikan kasus COVID-19,” ujar Teguh, seperti dilansir Antara.

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP