Netral English Netral Mandarin
02:30wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan hanya membuka akses enam pintu masuk kedatangan perjalanan internasional untuk WNI. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengatakan ada kemungkinan turis mancanegara bisa kembali mengunjungi Indonesia pada 2022 mendatang.
Akui Cuitannya Merendahkan Jokowi dan Suku Baduy, Akun Pawletariat Minta Maaf

Selasa, 17-Agustus-2021 17:36

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan pakaian adat suku Baduy di Sidang Tahunan MPR 2021.
Foto : Setkab
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan pakaian adat suku Baduy di Sidang Tahunan MPR 2021.
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akun Twitter @pawletariat meminta maaf atas cuitannya soal penampilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengenakan pakaian adat suku Baduy di Sidang Tahunan MPR 2021.

Adapun @pawletariat sebelumnya mencuit "Azzzzzsksks Jokowi make baju adat Baduy cocok banget, tinggal bawa madu plus jongkok di perempatan".

Akun tersebut meminta maaf kepada Presiden Jokowi dan masyarakat adat Baduy setelah cuitannya viral dan menuai kecaman dari netizen karena dianggap melecehkan dan merendahkan Presiden dan Suku Baduy.

Dalam permintaan maafnya, @pawletariat mengakui kalau cuitannya soal Presiden Jokowi dan masyarakat adat Baduy telah merendahkan. Ia juga mengaku bernama lengkap Mohammad Bernie Kurniawan.

"Saya Mohammad Bernie Kurniawan, terkait dengan cuitan saya mengenai Jokowi dan masyarakat adat Baduy, berikut pernyataan saya," tulis @pawletariat, Senin (16/8/2021).

"Saya meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo dan masyarakat adat Baduy atas cuitan saya yang merendahkan," katanya.

Pada pernyataan selanjutnya, @pawletariat menyebut kalau dirinya tidak ada niat untuk merendahkan Presiden Jokowi atau masyarakat Baduy.

"Saya menyadari masyarakat adat Baduy memiliki tradisi yang luhur, sama sekali tak ada niatan pada diri saya untuk merendahkan Presiden Joko Widodo atau masyarakat Baduy," cuitnya.

"Kejadian ini akan saya jadikan pelajaran untuk lebih bijak dalam berkomentar," sambung @pawletariat.

Pria yang dikabarkan berprofesi sebagai wartawan itu menyatakan bahwa cuitannya merupakan komentar pribadi dan tidak ada kaitan dengan rekan-rekan kerjanya.

"Cuitan saya adalah cuitan personal dan tidak ada kaitannya dengan kawan-kawan di tempat kerja saya. Terima kasih," tutup @pawletariat. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli