Netral English Netral Mandarin
07:47wib
Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mengaku sudah menyelesaikan 24 masalah yang tertunda ke Badan Anti Doping Dunia (WADA). Pemerintah berencana memberikan vaksin Covid-19 booster pada masyarakat.
Akun Polres Luwu Timur Unggah Soal 'Tiga Anak Saya Diperkosa, Netizen: Admin Dan Polisi Tak Profesional

Kamis, 07-Oktober-2021 19:20

Ilustrasi kekerasan terhadap anak.
Foto : freepik.com
Ilustrasi kekerasan terhadap anak.
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Akun Media Sosial resmi Polres Luwu Timur disebut tak punya etika. Hal itu terkait dengan unggahan berita Tiga Anak Saya Diperkosa ditulis hoax.

Dari unggahan akun Instagram resmi Polres Luwu Timur, @humasreslutim. Sebelumnya, tulisan itu diterbitkan lewat investigasi berita dari projectmultatuli.org.

"Hoax. Ini bukan cerita tapi fakta. Menjelaskan bahwa berita yang disampaikan ini belum cukup bukti dan kasus ini pernah ditangani oleh Polres Luwu Timur sejak tanggal 9 Oktober 2019," tulis Polres Luwu Timur di Instagram Stories seperti dikutip, Kamis (7/101/2021).

Malahan, nama lengkap korban pun ditulis secara jelas tanpa ada inisial guna melindung sang korban. Tentu saja, akun polisi itu langsung dikecam netizen. Banyak menilai kalau Polisi tak profesional menangani kasus tersebut.

"Polisi sama akun resminya enggak begitu responnya, ini korban kok malah dituduh macam-macam, nama korban ditulis lengkap lho, halo admin enggak ada otak," tulis @ton**** 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan HP