Netral English Netral Mandarin
10:21wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Akun Twitternya Diblok, TG Sebut Tifatul Sembiring dan Tengku Zulkarnain 11-12

Senin, 01-Maret-2021 13:10

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
Foto : Istimewa
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia MUI, Tengku Zulkarnain
294

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kecewa akun Twitternya di blokir, Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi menyebut politisi PKS Tifatul Sembiring dan Mantan Pengurus MUI Tengku Zulkarnain ada kesamaan.

Cuitan Teddy ini menanggapi tulisan salah seorang netizen dengan akun @netesnetas yang mempertanyakan langkah Teddy mengharamkan fatwa MUI.

"@TeddyGusnaidi dengrin, bacA tu

Emang ente siapa ngeharamamkan Fatwa MUI Ente buzzerkah?" tulis @netesnetas mengunggah tulisan Tifatul Sembiring.

Teddy menyatakan gimana dirinya mau mau membaca jika akun Twitternya di blok oleh Tifatul Sembiring. Ia pun menyebut, Tifatul dan Tengku Zul 11-12 alias ada kemiripan.

"Gimana gue mau baca, gue diblock," kata Teddy dalam akun Twitternya.

"Tifatul itu 11-12 sama Tengku zul. Mereka komentari statement gue yang ada di media, tapi mereka takut gue baca.@ustadtengkuzul @tifsembiring," lanjut Teddy.

 

Sebelumnya Teddy Gusnaidi mengkritik pernyataan Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas yang meminta agar kepolisian berlaku adil terhadap kasus kerumunan Presiden Jokowi di Maumere, NTT dan Habib Rizieq Shihab.

 

Menurut Teddy, Anwar Abbas tidak mampu memahami masalah yang ada, tetapi sudah membuat pernyataan ke publik.

 

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kasus kerumunan Jokowi berbeda 180 derajat dengan kasus Habib Rizieq.

 

Bahkan, Teddy juga mengaku bahwa dirinya sudah mengharamkan fatwa MUI.

 

"Masih mau kita percayakan fatwa ke LSM yang pengurusnya memahami suatu masalah saja tidak mampu, tapi sudah membuat statement ke publik? Padahal kejadian di NTT berbeda 180 derajat dengan kasus Rizieq.

 

Terus terang, saya sudah mengharamkan fatwa MUI," cuit Teddy, dikutip Seputartangsel.com dari akun Twitter @TeddyGusnaidi pada Senin, 1 Maret 2021.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati