Netral English Netral Mandarin
21:30wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Akunnya Di-suspend, Ade: Ini Bukti Bahwa Kami yang Jadi Sasaran Pembungkaman

Senin, 09-Agustus-2021 00:01

Dosen Universitas Indonesia Ade Armando.
Foto : Istimewa
Dosen Universitas Indonesia Ade Armando.
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI) Ade Armando buka suara soal akun Twitter-nya dan pegiat media sosial Denny Siregar, Eko Kuntadhi serta Ferdinand Hutahaean yang kena suspend.

Ade menduga akun mereka di-suspend Twitter karena ada kelompok yang secara sistematis, masif dan terencana melaporkan akun mereka pihak ke Twitter.

"Mereka rupanya rame-rame melapor ke Twitter sedemikian rupa sehingga Twitter percaya bahwa saya, Denny dan kawan-kawan itu menyajikan muatan-muatan konten yang melanggar aturan-aturan di Twitter," kata Ade dalam video yang diunggah di akun Facebook-nya, Minggu (8/8/2021).

Menurutnya, tindakan kelompok tersebut menjadi bukti bahwa ia dan rekan- rekannya yang selama ini dituduh sebagai buzzeRp bukanlah orang-orang yang membungkam kebebasan berpendapat, tapi justru merekalah yang menjadi sasaran pembungkaman.

"Ini juga bisa menjadi contoh nih bahwa sebetulnya kami yang dituduh sebagai buzzeRp ini yang dikatakan sebagai orang-orang pemerintah adalah justru bukan orang-orang yang membungkam kebebasan orang lain untuk berbicara. Kami justru yang dijadikan sasaran objek pembungkaman," ujarnya.

Meski demikian, Ade menyatakan bahwa mereka tidak akan pernah bungkam dalam menyuarakan kritik terhadap pihak-pihak yang mengancam NKRI, demokrasi dan hak asasi manusia (HAM).

"Nah mereka ini jangan sampai salah menyangka bahwa kami akan bungkam ya. Kami tidak akan bungkam, kami akan terus menyuarakan kritik kami terhadap mereka yang mengancam NKRI, mengancam demokrasi dan mengancam hak asasi manusia. Kita tidak akan pernah menyerah," tegasnya.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli