Netral English Netral Mandarin
19:53wib
Tersangka kasus dugaan penistaan agama, Yahya Waloni menyampaikan permintaan maaf kepada publik, khususnya kalangan Nasrani. Para peneliti menemukan sebuah parasit malaria yang kebal obat di Uganda.
Alami Kanker Sangat Langka, Ari Lasso Takut Botak Hingga Minta Istri Carikan Wig

Rabu, 08-September-2021 16:40

Ari Lasso
Foto : Instagram
Ari Lasso
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kabar mengejutkan datang dari Musisi Ari Lasso. Sebelumnya Ari diketahui baru saja selesai operasi besar pada organ limpa, kini dia muncul dengan kabar mengidap kanker langka.

Secara sederhana, kanker yang diidap Ari adalah kanker limpa jenis sel B. Beruntungnya bisa disembuhkan dan beberapa waktu mendatang akan dilakukan pet scan dan kemoterapi yang bisa berdampak kebotakan.

"Itu kalimat pertama yang aku tanyakan pada dokter. Kalau orang lain takut sakitnya, kalau aku takut botak," kata Ari, saat bincang di podcast Deddy Corbuzier, dikutip pada Rabu (8/9/2021).

Mendengar suaminya mengatakan demikian, Istri Ari diakui tertawa. Ari bahkan meminta sang istri mulai mencari wig terbaik. "Itu (botak) salah satu ketakutan gue juga," sambung dia sambil tertawa.

Ari jelaskan bahwa pada Agustus lalu dia melakukan operasi pengangkatan tumor yang ukurannya diakui cukup besar. Ari teringat menggenggam tangan sang istri dan mempertanyakan apakah sakit yang dia derita adalah kanker. Sang istri yang juga belum tahu pasti, mengiyakan dugaan Ari. 

"Soalnya (bentuknya) khas, kaya brokoli. Di situ dokter belum bilang. Tapi gue sama bini, kanker ganas nih," ujar Mantan Vokalis Dewa 19 itu.

Setelah operasi, keesokan harinya sang dokter mengunjungi Ari. Ari kemudian bertanya pengamatan mata dokter, apa penyakit sebenarnya yang dia alami. 

Baca Juga :

"Sebelum patologi. Ini sih ganas punya. Patologi 5-6 hari kemudian, ini kanker tapi sangat langka," kata pria berkacamata itu.

Diketahui Ari, biasanya kasus kanker limfoma atau kelenjar getah bening akan muncul gejala benjolan, sering pingsan, darah putih sedikit, sering demam dan kerusakan limpa. Alih-alih alami demikian, yang Ari alami justru kebalikannya. 

"Kalau gue kebalikannya. Limpa yang dihinggapi kanker. Dan ini case dua dari 4 ribu kasus limfoma," ungkap Ari.

Dijelaskan Ari, namanya kanker bisa tersebar melalui jaringan dan diduga keberadaannya bisa juga ada di lipatan-lipatan kelenjar. Maka langkah setelah operasi akan dilakukan pet scan dan kemoterapi, meski tidak ada penyebaran. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP