Netral English Netral Mandarin
02:48wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Alasan Harimau di Ragunan Bisa Positif Covid-19, Apakah Menular ke Manusia?

Kamis, 05-Agustus-2021 16:00

Harimau Ragunan yang terpapar covid-19.
Foto : Instagram.
Harimau Ragunan yang terpapar covid-19.
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Baru-baru ini diberitakan ada dua ekor harimau di Taman Margasatwa Ragunan yang terinfeksi Covid-19. Kasus yang langka ini tentu memunculkan kebingungan, mengapa harimau bisa positif Covid-19 dan apakah bisa menular ke manusia? 

Menurut Central for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, sudah ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa manusia bisa menularkan Covid-19 pada hewan. Penularan bisa terjadi dari manusia ke hewan, terutama bila adanya kontak erat. 

Dijelaskan dr Adam Prabata PhD Candidate in Medical Science at Kobe University, ada beberapa hewan yang diketahui bisa terkena Covid-19. Selain harimau, ada kucing, anjing, singa, puma, leopard, gorilla, kelinci, kelelawar buah, cerpelai dan rusa ekor putih. 

Lantas, apakah Covid-19 dari hewan ke manusia bisa menular? Ternyata risiko penularan Covid-19 dari hewan ke manusia rendah. 

“Virus penyebab Covid-19 (SARS-CoV-2) diduga pertama kali berasal dari hewan, kemungkinan besar adalah kelelawar, yang kemudian menular ke manusa. Terdapat kasus penularan Covid-19 dari cerpelai ke manusia di beberapa negara seperti Denmark dan Belanda,” ujar dr Adam memberikan contoh kasus, dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (5/8/2021). 

Lebih lanjut dr Adam tegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa hewan berperan signifikan dalam penyebaran Covid-19 saat ini. Hal yang pasti, Covid-19 bisa menular dari manusia ke hewan dan menular antar hewan dengan spesies yang sama.

“Penularan Covid-19 dari hewan ke manusia berisiko rendah. Tidak ada bukti bahwa hewan memiliki peran signifikan dalam penyebaran Covid-19 pada manusia saat ini,” tegas dr Adam. 

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membenarkan bahwa Harimau Hari dan Tino, yang berada di Taman Margasatwa Ragunan terpapar Covid-19. Kedua harimau sempat isolasi dan dicukupi pasokan makan dan obatnya selama penyembuhan. 

Adapun gejala yang dialami oleh Harimau Hari dan Tino adalah flu, lemas dan sesak napas. Kemudian dilakukan swab pada harimau dan mengirimkannya ke Laboratorium Bioteknologi milik Pusat Studi Satswa Primata, Institut Pertanian Bogor dan hasilnya dinyatakan positif. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani