Netral English Netral Mandarin
20:36wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Alasan Mau Jadi Cawapres Anies, Novel: Jelas Jati Dirinya, Cerdas, Cinta Ulama dan Bela Rakyat

Sabtu, 14-Agustus-2021 22:40

Novel Bamukmin
Foto : Istimewa
Novel Bamukmin
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin membeberkan sejumlah alasan mengapa dirinya siap jika diminta menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.

Novel menyebut jati diri Anies Baswedan jelas karena merupakan cucu dari Pahlawan Nasional, Abdurrahman Baswedan (AR).

Gubernur DKI Jakarta itu, lanjut Novel, juga sosok yang cerdas, memliki rekam jejak yang baik, cinta ulama dan membela rakyat.

"Anies Baswedan jelas jati dirinya selain sebagai cucu tokoh kemerdekaan juga cerdas, pengalaman serta cinta kepada ulama dan membela rakyat," kata Novel kepada netralnews.com, Jumat (13/8/2021).

Melihat latar belakang Anies, Novel berpendapat mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sangat layak diusung sebagai capres karena memenuhi kriteria untuk menjadi orang nomor satu di Republik ini.

"Makanya ABI (Aksi Bela Islam) 212 mendukung, membela dan memperjuangkan Anies," ujar Novel Bamukmin.

Atas dasar itulah Ketua DPP bidang dakwah Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) ini menyatakan bersedia kalau diminta jadi cawapres Anies.

"Siap (maju sebagai cawapres mendampingi Anies). Karena hak warga negara Indonesia untuk memilih dan dipilih, dan dilindungi undang-undang," tutur Novel.

"Tentunya semua dengan izin Allah serta doa dan dukungan dari ulama dan umat islam, karena sejatinya negara ini merdeka dengan peran penuh ulama, tokoh dan umat dan peranan umat sudah bangkit di ABI 212," ungkapnya.

Selain figur Anies, Novel mengaku siap jadi cawapres karena merasa terpanggil untuk menyelematkan bangsa ini dari rezim sekarang yang menurutnya telah dikuasai oleh pengkhianat yang tunduk pada asing dan aseng.

"Karena saat ini saya melihat rezim ini dikuasai oleh para pengkhianat negara dan Pancasila, sampai-sampai penegak Pancasila (ulama) dikriminalisasi," ucap dia.

"Dan negara ini sudah dikuasai para pengkhianat bangsa yang menjadi jongos para asing dan aseng sehingga negara ini harus diselamatkan," sambung Novel.

Novel mengaku akan mengabdikan seluruh hidupnya demi bangsa dan negara jika terpilih di Pilpres 2024. Bahkan, ia rela tak digaji selama mengemban tugas sebagai wapres.

"Untuk itu saya harus siap berkorban untuk negara dan bangsa. Jangankan tidak digaji sebagai wapres, bahkan saya pernah masuk penjara melawan penista agama ketika itu," imbuhnya.

Dengan latar belakang sebagai praktisi hukum, Novel Bamukmin yakin dirinya mampu mengembalikan wibawa bangsa ini apabila dipercaya rakyat menjadi wakil presiden.

"Saya sebagai praktisi hukum jelas harus mengembalikan wibawa bangsa ini agar berkeadilan sesuai amanat Pancasila," tegas Novel.

"Karena carut-marutnya negeri ini terlalu parah, diskriminasi hukumnya para koruptor dapat keringanan, justru ulama dijerat putusan politik bukan dengan putusan hukum yang mendasar," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P