Netral English Netral Mandarin
07:06wib
Menkes Singapura meminta pasien Covid-19 yang masih muda dan telah mendapatkan vaksin penuh untuk dirawat di rumah mengingat kapasitas unit gawat darurat hampir penuh. KPK menjadwalkan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, hari ini.
Politisi PAN Kecam Aksi Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Papua

Rabu, 28-Juli-2021 19:58

Anggota Komisi II DPR, Guspardi Gaus
Foto : DPR.goid
Anggota Komisi II DPR, Guspardi Gaus
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi II DPR, Guspardi Gaus, menyesalkan dan mengecam tindakan dua oknum anggota TNI AU yang menginjak kepala seorang pria tunawicara di Merauke, Papua yang videonya viral di media sosial.

"Aksi kekerasan oleh oknum TNI AU sangat  keterlaluan dan diluar prosedur. Kedua oknum tersebut telah memperlihatkan sikap eksesif dan arogansi kepada masyarakat sipil," kata Guspardi kepada wartawan, Rabu (28/7/2021).

"Jika maksudnya untuk melerai pertikaian, kenapa kedua oknum TNI AU bertindak terlalu berlebihan dengan memiting tangan sementara satu oknum lainnya menginjak kepala korban. Ini sangat memalukan dan memilukan, apalagi dilakukan kepada penyandang disabilits yaitu tuna wicara," ujarnya.

Guspardi mengingatkan agar aparat keamanan selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam berhadapan dengan masyarakat. Bagaimanapun, lanjutnya, kejadian ini telah mencoreng nama baik TNI dan  tidak sesuai dengan Sapta Marga dan sumpah Prajurit.

"Aksi kekerasan yang dilakukan kedua oknum TNI AU itu tidak boleh dibiarkan. Tindakan tegas dan adil  harus diambil  agar aparat keamanan tidak bertindak sewenang-wenang pada warga sipil. Kedua pelaku mesti diproses sesuai dengan ketentuan dan perundangan yang berlaku," tegasnya.

"Sementara itu kepada korban juga di pastikan mendapatkan perlindungan dan perawatan dan pemulihan mentalnya. Kejadian semacam ini jangan lagi terulang, baik di Papua maupun di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkas politisi PAN itu.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video menayangkan dua pria berseragam Polisi Militer TNI Angkatan Udara (POM AU) menginjak kepala warga Merauke viral di media sosial.

Aksi penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AU itu diduga terjadi di sebuah warung makan di Merauke pada Senin 26 Juli 2021 lalu.

Dalam video yang beredar, terlihat jika korban sedang bertikai dan beradu mulut dengan warga lainnya. Tak lama dari itu dua oknum TNI AU menghampiri korban. Salah satu pelaku langsung memiting tangan pelaku.

Kemudian korban ditarik ke pinggir jalan, lalu ditengkurapkan di atas aspal. Satu pelaku langsung menginjak bagian punggung korban lalu memiting tangan sedangkan satu lainnya menginjak di bagian kepala korban.

Belakangan diketahui jika warga yang kepalanya diinjak oknum TNI AU adalah seorang tunawicara.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli