Netral English Netral Mandarin
07:46wib
Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal. Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
Kekerasan Yang Tidak Diperlukan, Amnesty Minta Polisi Banting Mahasiswa Diadili

Kamis, 14-Oktober-2021 18:45

Demonstran dibanting polisi
Foto : Tangerang Daily
Demonstran dibanting polisi
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mengatakan polisi yang membanting mahasiswa dalam unjuk rasa HUT Kabupaten Tangerang merupakan tindakan brutal.

“Tindakan itu jelas merupakan tindakan kriminal karena dia menggunakan kekuatan dan tindakan kekerasan yang tidak diperlukan (unnecessary use of force and violence)," kata Usman secara tertulis, Rabu, (14/10/2021).

Karena termasuk kriminal, Usman mendesak negara membawa pelaku ke pengadilan untuk diadili.

 Langkah ini dianggap akan membawa keadilan bagi korban sekaligus menjadi pelajaran untuk anggota Polri lainnya.

"Jika tidak, maka brutalitas polisi akan berulang. Kasus yang baru ini terjadi hanya dalam selang waktu singkat setelah pernyataan Kapolri yang meminta jajaran Polri agar menjadi polisi humanis," kata Usman.

Sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial seorang mahasiswa pingsan setelah mendapatkan bantingan dari aparat kepolisian yang melakukan pengamanan aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang di Puspemkab Tangerang.

Diketahui korban bernama Muhamad Fariz Amrullah, mahasiswa semester 9, Fakultas Syariah, UIN Banten. Fariz sempat menjalani perawatan di klinik Polres Kota Tangerang.  

Reporter : PD Djuarno
Editor : Wahyu Praditya P