Netral English Netral Mandarin
05:59wib
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan melaporkan Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Anda Penyuka Wisata Mistis? Saatnya ke Goa Hawang!

Kamis, 06-Mei-2021 09:28

Keindahan Goa Hawang  di Maluku Tenggara.
Foto : Pemkab Malulu Tenggara
Keindahan Goa Hawang di Maluku Tenggara.
17

MALUKU, NETRALNEWS.COM - Anda termasuk penggemar wisata mistis dan horor? Silakan datang ke Goa Hawang. Namun, karena saat ini masih pandemi, setidaknya Anda sudah mempunyai rencana untuk bepergian setelah pemerintah membolehkan kembali terbang ke berbagai daerah.

Dari namanya saja Hawang sudah menyeramkan.  Nama "Hawang" sendiri dalam bahasa masyarakat setempat adalah setan atau hantu.

Bagi Anda yang menyukai goa dan kejernihan air tawar; Goa Hawang menjadi pilihan destinasi yang wajib dikunjungi.
Goa Hawang atau sering disebut Air Goa terletak di Pulau Kei Kecil, lebih tepatnya berada di Desa Letvuan - berjarak sekitar 15 km dari Langgur (Ibu Kota Maluku Tenggara). 

Selain pesona menawannya, Goa Hawang menyimpan kisah mistik yang melegenda dalam masyarakat Kei. Pada pintu masuk Goa terdapat beberapa buah batu yang melambangkan seorang pria memegang tombak bersama dua ekor anjingnya.

Goa ini dikelilingi hutan sangat lebat dan kolam air tawar yang jernih. Dasar kolam dengan batu-batu alami bisa terlihat mata telanjang. Air jernih itu begitu memesona ketika terkena pantulan cahaya matahari. Sebuah pemandangan menakjubkan. 

Kolam air ini, memiliki dua lubang terhubung dengan mata air Evu dari sungai bawah tanah. Sehingga wisatawan bisa menyelam dan masuk ke dalam lubang-lubang yang tembus satu sama lain. Keindahan Goa Hawang bagaikan surga yang tersembunyi, ditambah dengan stalaktit begitu khas. 

Juga, terdapat batu dengan mitos yang hingga kini dipercaya masyarakat sekitar. Namun mitos itu hingga kini menyimpan misteri, yang belum terpecahkan. Memang tak seorang pun yang tahu kapan gua ini ditemukan. Namun, menurut cerita penduduk setempat, goa ini ditemukan oleh tetua sejak lama.

Ada legenda tersendiri tentang Goa Hawang. Di dalam gua terdapat batu yang melambangkan seorang pemburu pria yang memegang tombak dan dua ekor anjing pergi berburu babi hutan. Saat dikejar babi hutan itu malah tiba-tiba menghilang ketika masuk gua. Karena lelah dan haus mengejar babi hutan, pria itu meminum air gua terasa sangat pahit kala itu.

Marah dan kecewa dengan rasa air, sang pemburu melontarkan kata-kata kotor, sumpah serapah yang tak terpuji sehingga mengakibatkan dia bersama kedua anjingnya dikutuk berubah menjadi batu. Batu orang dengan anjingnya masih abadi hingga kini. 

Nama Hawang diartikan dalam Bahasa Indonesia berarti arwah. Sebagian besar masyarakat setempat masih percaya jika di goa yang memiliki keindahan berupa kolam air sangat jernih beserta stalagtit cantik, masih banyak didiami roh bergentayangan. Karena itu, wisatawan yang datang dilarang mengumpat kata-kata kotor, berbuat jahat atau tindakan tak terpuji lainnya.

Sebagai salah satu objek wisata alam, Goa Hawang menawarkan keindahan karena dikelilingi hutan, pesona yang memanjakan mata melalui stalagtit dan stalagmit yang menghiasi atap dindingnya.


Dilansir dari laan Pemkab Maluku Tenggara, untuk sampai ke Goa, kita harus menelusuri beberapa meter jalan setapak yang menurun. Sedikit lelah, namun kelelahan itu terbayar dengan kesejukan di mulut Goa Hawang. Air kolamnya yang sejuk nan jernih memberikan rasa ketentraman tersendiri. 

Begitu tiba kita langsung melihat bebatuan besar yang tampak terukir alami, menggantung di mulut goa; berbentuk seperti ujung tombak berbalut pantulan sinar matahari yang indah menyambar dinding goa, menawan dan sangat indah dilihat.

Berbeda dengan goa – goa pada umumnya yang berlantai tanah, Goa Hawang memiliki lantai yang sepenuhnya adalah air atau kolam, Air yang sangat jernih sehingga kita bisa langsung melihat dasar goa. Wisatawan biasanya memilih langsung berenang, menyelam lantaran airnya yang sangat sejuk.

Pelataran atau mulut goa menjadi tempat favorit untuk berenang. Ketika berada di dalam air kita bisa melihat dengan jelas dasar kolam maupun objek di luar kolam, kejernihannya bahkan seperti kaca bening.

Air Goa Hawang berasal dari sungai bawah tanah yang terhubung langsung dengan Mata Air Evu (sumber mata air terbesar di kepulauan Kei). 

Objek wisata ini terdiri dari dua buah goa yang berjarak sekitar 15 meter yang dihubungkan oleh sungai bawah tanah. Anda dapat mengunjungi kedua goa tersebut dengan menyelam melewati sungai bawah tanahnya.

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati