3
Netral English Netral Mandarin
10:44 wib
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam sejumlah proyek infrastruktur lainnya di Sulsel. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan program vaksinasi mandiri atau gotong royong tidak ditujukan untuk komersil.
Andi Arief: Kalau Rejim Ini Gak Mau Dikritik Ga Usah Kecewa, Kita Hitung Mundur Saja

Senin, 15-Februari-2021 11:05

Politisi Partai Demokrat, Andi Arief
Foto : Istimewa
Politisi Partai Demokrat, Andi Arief
0

JAKARTA, METRALNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat, Andi Arief menanggapi anti kritik yang dilayangkan pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui media sosial, meski sebelumnya Jokowi meminta masyarakat mengkritik pemerintah.

"Kalau rejim ini gak mau dikritik ya gak usah kecewa. Kita tinggal hitung mundur saja," kata Andi dalam akun Twitternya, seraya memberikan hastag, #2024gantiPresiden.

Fenomena buzzer di media sosial acap kali menyerang pihak yang mengkritik maupun mendukung kebijakan pemerintah.

Pemerintah pun menegaskan siap menerima kritik. Kantor Staf Presiden (KSP) mengamini hal tersebut dan menegaskan pemerintah tidak memakai buzzer untuk membungkam kritik.

"Yang pertama, buzzer bukan pemerintah. Kalau kemudian oposisi diserang buzzer, itu bukan pemerintah. Harus dipisahkan. Kedua, siapa pun yang berkomentar di media sosial harus siap menerima serangan atau kritikan balik dari mereka yang ada di media sosial atau netizen. Itu sudah biasa. Artinya, bukan cuma oposisi, pemerintah juga, kalau saya di media sosial pasti mendapatkan kecaman, kritikan, karena buzzer itu bukan hanya membela pemerintah, tapi bela oposisi juga banyak," ujar Tenaga Ahli Utama KSP Donny Gahral Adian.

KSP menyitir pernyataan Presiden Jokowi bahwa kritik diperlukan untuk mengevaluasi kinerja pemerintah. Tetapi, jika kritik itu kemudian diserang buzzer di media sosial, kata KSP, itu tidak terkait pemerintah.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli