3
Netral English Netral Mandarin
10:59 wib
Partai Demokrat memecat sejumlah kader yang dianggap terlibat dan mendukung gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai atau kudeta. Pertumbuhan jumlah orang kaya raya atau crazy rich di Indonesia diproyeksi bakal melampaui China seiring dengan proses distribusi vaksin Covid-19 dilakukan.
Ditujukan ke Hasto, Andi Arief: Ibu Mega Kecolongan Dua Kali Melawan SBY Kenyataan Sejarah, Tak Perlu Ditangisi

Jumat, 19-Februari-2021 14:50

Kolase foto Andi Arief Demokrat dan Hasto Kristiyanto PDIP.
Foto : Istimewa
Kolase foto Andi Arief Demokrat dan Hasto Kristiyanto PDIP.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Melaui akun twitternya, Politikus Partai Demokrat Andi Arief menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDI) Hasto Kristiyanto soal mantan Ketua Umum Partai Demokrat SBY. 

Diketahui, Hasto memberikan tanggapan yang menyudutkan Presiden RI ke-5 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kesaksian mantan Sekjen Demokrat Marzukie Alie soal SBY sebut Megawati kecolongan dua kali oleh dirinya di Pilpres.

Menurut Andi, Megawati kecolongan sebanyak dua kali dalam Pilpres saat melawan SBY merupakan kenyataan sejarah dan hal itu tak harus disesali. 

"Toh, kecolongan melalui pilihan rakyat. Bukan melalui penghianatan menjatuhkan lewat MPR," cuit Andi Arief seperti dikutip Netralnews, Jumat (19/2/2021) di Jakarta.  

Andi juga menuding Hasto Kristiyanto malah mencoba membuat panas suasana yang dapat membuat hubungan antara dua partai tersebut menjadi semakin keruh.

"Sebagai Sekjen, Hasto jangan membenturkan, tapi mendudukkan posisi yg benar," tulisnya.

Sejumlah netizen turut meramaikan twit itu, seperti dikutip berikut ini:

@ummuibnrizqPenghianatan menjatuhkan lewat MPR...... Makjleb Iki

@ValkyreismMereka bikin ribut buat nutupin keributan yg lain.

@ramlisalim9Yang pasti SBY tidak membuat negara ini jadi carut marut dan saling terbelah

@mikaelwa63Kecolongan itu kan permainan strategi, begitu kalah, harus menerima kenyataan. Tapi siapa yg tidak tau hubungan sby dan mega bukan rahasia lagi, selama acara negara tidak pernah hadir.

@07_RizkyDah rahasia umum.... gak ada pengaruhnya buat rakyatYg penting bagaimana masa2 sewaktu jd pejabat negara... lebih banyak bawa kebaikan buat rakyat atau sebaliknyaKlo urusan pribadi, rakyat ora urus... 

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP