Netral English Netral Mandarin
10:40wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Andi Arief Sebut Rakyat Akan Turun ke Jalan Kalau SBY Serukan

Selasa, 27-Juli-2021 22:15

Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief
Foto : Istimewa
Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyoroti adanya tuduhan terhadap Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai dalang aksi di tengah pandemi Covid-19.

Andi menyebut, SBY mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. Saat ini, kata Andi, SBY menjalankan protokol kesehatan secara ketat di kediamannya di Cikeas, Jawa Barat.

"Pak SBY dukung penanganan Covid. Saat ini jalankan prokes ketat di Cikeas, sambil melukis," tulis Andi di akun Twitter-nya, seperti dilihat netralnews.com, Selasa (27/7/2021).

Namun, lanjut Andi, kalau SBY terus dituduh pemerintah dan buzzer sebagai dalang aksi, maka SBY sebagai manusia biasa juga bisa bereaksi.

Andi menyakini, jika SBY bereaksi dan menyerukan agar turun ke jalan, maka rakyat bakal mendengarkan seruan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu.

"Kalau terus dituduh pemerintah dan buzzer dalangi gerakan rakyat, Pak SBY manusia biasa yang bisa bereaksi. Rasanya, rakyat akan turun ke jalan kalau beliau serukan. Tapi itu bukan DNA SBY," cuit @Andiarief_.

Sebelumnya, beredar meme dan narasi- narasi yang menuduh Partai Demokrat sebagai dalang rencana demo bertajuk 'Jokowi End Game' yang posternya beredar luas di media sosial dan ramai diperbincangkan publik beberapa hari terakhir.

Bahkan, ada meme yang meminta aparat menangkap SBY, Andi Arief dan Rachland Nashidik karena tiga tokoh Demokrat itu dituding penggerak demo.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati