Netral English Netral Mandarin
20:26wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Andi Arief Sebut Ruhut Sitompul Mau Mengkudeta Moeldoko dari KSP

Sabtu, 31-Juli-2021 05:41

Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief
Foto : Istimewa
Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Bappilu Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyebut politisi PDIP Ruhut Sitompul mau mengambil paksa kursi Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) dari Moeldoko.

Menurut Andi, Ruhut sempat bertemu dengan salah satu anggota DPR dari fraksi Demokrat dan meminta agar difasilitasi bertemu dengan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Ruhut, lanjut Andi, ingin meminta bantuan AHY untuk menyampaikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) supaya dirinya yang menggantikan Moeldoko sebagai KSP.

Hal tersebut disampaikan Andi Arief merespon cuitan Ruhut yang menyebut Partai Demokrat bakal semakin karam ke dasar laut karena 'nyinyiran' Andi Arief cs terhadap pemerintahan Jokowi.

"Ruhut ini dua minggu lalu bertemu dengan salah satu anggota DPR RI Demokrat, dia meminta bertemu Ketum AHY. Dia minta ketum menitipkan ke Pak jokowi untuk pengganti Pak Moeldoko yang akan diganti tidak lama lagi," kata Andi.

"Udah gila kan, Ruhut mau menkudeta Pak Moeldoko dengan cara ini," tulis @Andiarief_ seperti dilihat netralnews.com, Jumat (30/7/2021).

Sebelumnya, Ruhut Sitompul mengunggah poster bergambar tiga kader Partai Demokrat, yakni Andi Arief, Rachland Nashidik dan Annisa Pohan.

Poster tersebut bertuliskan "Berkat Jasa Mereka, Demokrat Makin Karam dan Semakin Sulit Diselamatkan".

Dalam cuitannya, Ruhut menulis kalimat bernada satire. Ia mempersilahkan Andi Arief cs untuk terus nyinyir terhadap pemerintahan Jokowi.

Menurutnya, nyinyiran Andi Arief cs akan membuat elektabilitas partai berlambang bintang mercy itu semakin terpuruk.

"Mantap lanjutkan saja terusssssss Nyinyir Ngebacot dengan Congornya yang ba’u banget biar makin karam ke dasar laut," tulis Ruhut di akun Twitter-nya, seperti dilihat netralnews.com, Jumat (30/7/2021).

Di saat para politisi Demokrat sibuk nyinyir ke pemerintah, ungkap Ruhut, Presiden Jokowi justru sibuk bekerja keras mengatasi pandemi Covid-19.

"Lihat kerja keras Pak Joko Widodo Presiden RI mengatasi Pandemi COVID-19 menugaskan semua Jajarannya harus menekan angka kematian akibat Virus Corona MERDEKA," kata eks politisi Partai Demokrat itu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli