Netral English Netral Mandarin
13:48wib
Barcelona yang tumbang di tangan Bayern Munich sehingga dipastikan tersingkir dari ajang Liga Champions 2021-2022. Hasil analisis dan investigasi penyidik Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya terhadap beberapa kecelakaan bus Transjakarta menunjukkan sebagian besar disebabkan oleh faktor kesalahan manusia.
Andi Arief Tanya Presiden Jokowi: Sebenarnya Stok Vaksin Ada Apa Nggak? Jawab yang Jujur

Minggu, 18-Juli-2021 21:40

Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi COVID-19
Foto : Setpres
Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi COVID-19
25

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief mempertanyakan ketersediaan vaksin Covid-19 bagi rakyat Indonesia.

Andi meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) berterus terang apakah stok vaksin Covid-19 masih ada atau tidak.

"Apapun putusan Pak Jokowi soal menangani pandemi ini, saya berharap satu hal: mohon terus terang sebeneranya stock vaksin ada apa enggak. Jawab yang jujur," tulis Andi di akun Twitter-nya, Minggu (18/7/2021).

Andi mempertanyakan hal itu karena ia mengaku mendengar kabar bahwa jumlah masyarakat divaksin tak seindah yang disampaikan Jokowi.

"Kabarnya jumlah yang divaksin tidak seindah yang dikemukakan Pak Jokowi," cuit @Andiarief_.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) sekaligus Koordinator PPKM Darurat, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa Indonesia tidak ada masalah soal stok vaksin.

Pasalnya, Luhut menyebut pemerintah telah mengamankan stok vaksin Covid-19 sebanyak 480,7 juta dosis.

“Indonesia telah mengamankan stok vaksin 480,7 juta. Jadi kita pada dasarnya tidak ada masalah,” kata Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan pers secara virtual, Kamis (15/7/2021).

Dengan pasokan sebanyak itu, maka vaksinasi Covid-19 bisa dikebut. Luhut memaparkan, rata-rata vaksinasi pada Juli ini telah mencapai 1 juta per hari. Pihaknya menargetkan 31 juta vaksin disuntikkan pada bulan ini.

"Untuk vaksinasi, Juli ini rata-rata 1 juta per hari saya laporkan, kadang-kadang bisa 1 juta, kadang lebih, kadang di bawah, kita ingin 31 juta vaksinasi bulan ini. Vaksinasi dilakukan oleh pemerintah daerah, TNI, dan Polri," jelasnya. 

Diketahui, pemerintah melaporkan bahwa hingga 17 Juli 2021, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama yakni sebanyak 41.268.627 orang atau 19,82 persen.

Sementara jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua mencapai 16.217.855 orang atau 7,79 persen.

Pemerintah menargetkan 181,5 juta orang divaksin secara nasional. Jumlah ini setara dengan 70 persen penduduk Indonesia.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi