Netral English Netral Mandarin
02:57wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Andi Arief: Terpenting dalam Pidato adalah yang Membacakan Mengerti Isi Pidatonya, Netizen: Lagi Sakaw Keselek Gerigi

Senin, 16-Agustus-2021 21:02

Andi Arief
Foto : Istimewa
Andi Arief
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Demokrat, Andi Arief mencuit tentang membaca pidato yang baik. 

“Paling terpenting dalam sebuah pidato itu adalah yang membacakan mengerti isi pidatonya,” kata Andi Arief, Senin 16 Agustus 2021.

“Neraka itu bukan hanya membakar tapi juga menerangi. Wis gosong kabeh,” imbuh Andi Arief.

Berikutnya ia masih mencuit.

“Angel angel,” kata Andi Arief.

Meski tidak menyebut apa artinya, publik warganet mengetahui apa yang ia sampaikan ada kaitannya dengan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo. 

Banyak netizen memberikan komentar, berikut di antaranya.

@_Satpamevia: “Selama yg membacakan teks pidato bukan pecandu narkoba macam **** percayalah ...semua baik baik saja.”

@B3L4H4N_JIWA: “Coba dengernya sambil berenang dikolam...mudah2an bisa paham.”

@1_shieldNKRI: “Dan ESBEYE MELONGO sambil di hinggapi laler ijo  mendengar pidato Jokowi.”

@Listy9021: “Cie yg blm pernah pidato, sok ngajarin ikan berenang, ngobat duli ndi ,jgn bikin malu pepo.”

@wiwikherma: “Lagi sakaw keselek gerigi.”

Sementara sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan Pidato Kenegaraan dalam Rangka HUT ke-76 RI di Gedung MPR/DPR pada 16 Agustus 2021.

Mengenakan Baju Adat Baduy, Jokowi di awal pidato menggarisbawahi soal krisis hingga pandemi.

"Krisis, resesi, dan pandemi itu seperti api. Kalau bisa, kita hindari, tetapi jika hal itu tetap terjadi, banyak hal yang bisa kita pelajari," kata Jokowi.

"Api memang membakar, tetapi juga sekaligus menerangi. Kalau terkendali, dia menginspirasi dan memotivasi. Dia menyakitkan, tetapi sekaligus juga menguatkan," imbuhnya.

Jokowi berharap pandemi yang terjadi ini dapat menerangi bangsa. Terutama agar mawas diri, memperbaiki diri, dan menguatkan diri. "Dalam menghadapi tantangan masa depan."

Jokowi juga menjelaskan, resesi dan krisis yang datang bertubi-tubi dalam perjalanan setelah Indonesia merdeka, juga berhasil dilampaui. 

"Setiap ujian memperkokoh fondasi sosial, fondasi politik, dan fondasi ekonomi bangsa Indonesia. Setiap etape memberikan pembelajaran dan sekaligus juga membawa perbaikan dalam kehidupan kita."

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sulha Handayani