Netral English Netral Mandarin
21:06wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Angga Dwimas Sasongko Batal Distribusi Film Anak ke TV yang Undang Saipul Jamil, Lebay?

Senin, 06-September-2021 10:00

Saipul Jamil bebas sari penjara.
Foto : Antara
Saipul Jamil bebas sari penjara.
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Film Director Angga Dwimas Sasongko menyikapi hadirnya Pedangdut Saipul Jamil di stasiun Televisi (TV). Imbasnya, Angga memutuskan untuk menghentikan semua pembicaraan kesepakatan distribusi film anak garapannya. 

Menurut Angga, tindakan stasiun TV menghadirkan Saipul Jamil tidak menghormati korban pelecehan seksual. Stasiun TV terkait dinilai tidak berbagi nilai yang sama dengan karya yang pihaknya garap, terlebih soal ramah anak. 

“Menyikapi hadirnya Saiful Jamil di televisi dengan cara yang tidak menghormati korban, maka kami memberhentikan semua pembicaraan kesepakatan distribusi film Nussa & Keluarga Cemara dengan stasiun TV terkait,” ujar Angga, dikutip dari cuitannya, Senin (6/9/2021).

Angga juga tanggapi warganet yang wanti-wanti pihaknya “diserang lebay”. Menurut Angga, keputusan tersebut tidaklah lebay alias berlebihan, karena pihaknya membuat film yang diinspirasi oleh anak dan ditujukan kepada anak. 

“Gak lebay. Kami membuat film yang diinspirasi oleh anak-anak kami dan ditujukan kepada anak-anak Indonesia,” tegas dia. 

Lebih lanjut Angga tegaskan bahwa pemberitahuan yang dia lakukan, dimaksudkan untuk mendukung gerakan yang melawan dirayakannya pelaku kekerasan seksual pada anak di media-media. Harapannya, menjadi kesadaran bersama pentingnya media menghargai anak-anak. 

Pemberhentian pembicaraan kesepakatan yang dimaksud ternyata berlaku tidak hanya kepada stasiun TV yang sudah menayangkan, tapi juga stasiun TV lain yang nantinya melakukan tayangan serupa. “Demikian pernyataan sikap kami,” sambung dia. 

Pihak dari Angga menegaskan, tidak ingin berbagai platform yang tidak memiliki empati pada korban pelecehan seksual dan anak-anak. Menurutnya, pihak yang melakukan tindakan demikian tidak membagikan nilai dan visi yang sama dengan yang dilakukan pihak Angga selama ini. 

“Kami tidak ingin berbagi dengan platform yang tidak memiliki empati pada korban dan anak-anak. They don’t share the same value and vision. They don’t deserve our work,” tulis pria berkacamata ini. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP