Netral English Netral Mandarin
16:55wib
Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal saat kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Cileueur. Presiden Joko Widodo alias Jokowi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan moratorium penerbitan izin usaha baru untuk pinjaman online.
Ketua MUI Nikahkan Anaknya yang Baru SMP, EK: Ngaco! Kalau Dianggap Biasa, Cilaka Negeri Ini

Rabu, 13-Oktober-2021 09:06

Ilustrasi penolakan nikah usia dini
Foto : suarabursel
Ilustrasi penolakan nikah usia dini
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gegara seorang anggota Majelis Ulama Indonesia menikahkan anaknya yang baru SMP, Eko Kuntadhi mengecam keras.

“Iya, karena Anda ketua MUI. Menikahkan anak sendiri yang baru 15 thn, melanggar UU Perkawinan,” kata Eko Kuntadhi, Selasa malam 12 Oktober 2021.

“Kalau pelanggaran oleh seorang Ketua MUI dianggap biasa, cilaka negeri ini. Apalagi Anda anggap menikahkan  anak dibawah umur cm urusan internal. Ngaco!” imbuhnya.

Untuk diketahui, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buru Selatan, Maluku, Ambo Intan Karate mengaku heran dengan respons masyarakat dan sekolah atas pernikahan putrinya yang masih duduk di bangku SMP dengan seorang ustaz asal Tangerang, Banten.

Ambo menyebut di Maluku, ada banyak kasus siswi SMP yang menikah namun tidak pernah dibesar-besarkan dan menjadi heboh.

“Kenapa anak Ketua MUI yang disorot-sorot begitu, di kampung-kampung banyak anak SMP yang menikah tapi tidak pernah diprotes,” ujarnya kepada Kompas.com via telepon seluler, Sabtu (9/10/2021).

Ketua MUI sebut pernikahan atas keinginan putrinya, bukan paksaan. Ambo mengungkapkan, pernikahan putrinya itu menjadi urusan internal, sehingga tidak perlu untuk dibesar-besarkan.

Lagipula, kata Ambo pernikahan tersebut bukan karena paksaan namun atas keinginan putrinya sendiri.

Ia mengaku kesal karena banyak anak usia sekolah yang menikah tapi tidak pernah memunculkan kehebohan seperti yang terjadi pada putrinya.

"Banyak anak putus sekolah, apa Komnas HAM turun?"

Ambo juga menyampaikan banyak anak dibawah umur yang terlantar di Maluku tapi tidak pernah disorot publik.

“Banyak anak yang putus sekolah. Ada anak-anak yang terlantar apa ada komnas HAM yang turun apa ada yang demo, tidak tahu ada tendensi apa buat saya,” ujarnya.

Pernikahan siswi SMP diprotes guru dan temannya Diberitakan sebelumnya, NK seorang siswi SMP Negeri 1 Namrole dinikahkan oleh orangtuanya yang juga Ketua MUI Buru Selatan dengan seorang ustaz asal Tangerang, Banten sekitar dua pekan lalu. 

Pernikahan itu pun sontak menjadi perbincangan publik hingga menuai kontroversi. Baca juga: Siswi SMP di Buru Selatan Dinikahkan dengan Tokoh Agama, Guru dan Temannya Unjuk Rasa   

Akibat pernikahan itu, para guru dan ratusan siswa SMP Negeri 1 Namrole ikut melakukan berunjuk rasa di Kantor Kanwil Kemenag Buru Selatan dan juga kantor DPRD setempat untuk memprotes pernikahan tersebut. 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati