3
Netral English Netral Mandarin
17:04 wib
Jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Italia sudah melampaui 100 ribu orang. Kondisi itu membuat Italia menjadi salah satu negara yang mencatatkan rekor kematian tertinggi. Politisi Partai Demokrat (PD) versi kongres luar biasa (KLB) Max Sopacua membantah informasi yang menyebut pihaknya menjanjikan imbalan Rp100 juta untuk para kader partai yang bersedia menghadiri KLB
Anggota Ormas PP Terlibat Bentrok dengan Komunitas Ambon di Jagakarsa, Ini Penyebabnya

Senin, 08-Februari-2021 20:36

Anggota ormas Pemuda Pancasila dan masyarakat terlibat tawuran dengan komunitas Ambon di Jalan Aselih, Jagakarsa
Foto : Pokja Jaksel
Anggota ormas Pemuda Pancasila dan masyarakat terlibat tawuran dengan komunitas Ambon di Jalan Aselih, Jagakarsa
1

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap 13 orang anggota organisasi kemasyarakatan  (ormas) di wilayah Jagakarsa guna mencegah tawuran karena berebut tanah sengketa di Jalan Aselih.

"Untuk mencegah aksi lanjutan tawuran, kita amankan beberapa orang," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Jimmy Christian Samma, saat dikonfirmasi, di Jakarta Senin (8/2/1021). 

Jimmy mengatakan 13 orang tersebut terdiri atas tiga orang anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) dan 10 orang dari komunitas Ambon.

Tawuran tersebut dilatarbelakangi oleh masalah tanah di Cipedak, Jagakarsa, melibatkan anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) dan masyarakat kontra komunitas Ambon.

Sementara itu, tanah yang jadi objek perebutan statusnya saat ini sedang dalam proses sengketa di pengadilan.

"Pihak-pihak terkait sudah kita imbau untuk tidak berselisih karena sengketa tanah masih berproses di pengadilan," kata Jimmy.

Kini, ke-13 anggota ormas yang ditangkap oleh Polres Metro Jakarta Selatan dibawa ke Mako Polres Metro Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

"Sementara kita lakukan pemeriksaan," ujar Jimmy.

Jimmy mengatakan tidak ada alat bukti atau barang bukti kejahatan yang disita dalam kejadian tersebut.

Pihaknya juga belum memastikan apakah ada korban saat tawuran terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

"Infonya ada yang terkena lemparan batu, tapi belum ada yang membuat laporan," kata Jimmy.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli