Netral English Netral Mandarin
03:42wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Anies Berkomitmen Bakal Berhentikan Pejabat yang Korupsi, FH Pertanyakan Kasus Ini

Jumat, 14-Mei-2021 12:45

Ferdinand Hutahaean
Foto : Istimewa
Ferdinand Hutahaean
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ferdinand Hutahaean menyoroti pernyataan Gubernur DKI Anies Baswedan yang berkomitmen bakal mencopot pejabat yang terlibat korupsi.

Terkait hal itu, Ferdinand mempertanyakan kasus raibnya uang triliunan rupiah dari APBD terkait Formula E. Sampai saat ini belum ada yang diberhentikan.

Jika sudah diberhentikan, Ferdinand mengingatkan Anies agar mengundurkan diri.

"Saya belum lihat ada yg diberhentikan atas raibnya teilliunan uang APBD utk Formula E," kata Ferdinand dalam akun Twitternya.

"Kapan memberhentikan pelaku2nya? Jgn lupa setelah itu nerhentikan diri sendiri juga," sambungnya.

Sebelumnya Gubernur Anies Baswedan menegaskan jika ada praktik korupsi yang terjadi di Jakarta, itu bukanlah karena kebutuhan dan sistem. Ia menilai praktik korupsi lebih didasari keserakahan seseorang.

“Khususnya di Jakarta, karena yang dua sudah terpenuhi. Kebutuhan sudah terpenuhi, dan tidak ada alasan-alasan lainnya untuk melakukan korupsi karena kebutuhan. Dan yang kedua, sistemnya sudah dibuat sehingga seharusnya mereka taat dengan sistem. Kalau taat pada sistem harusnya aman,” tegas Anies.

Bagi Anies, praktik korupsi berdasarkan keserakahan atau greed bersifat tanpa batas atau infinite. Sehingga, memang harus diselesaikan dengan cara pemberian sanksi tegas dan hukuman berat.

“Jika ada kejadian, maka langkah yang dilakukan Pemprov itu sederhana. Langsung yang bersangkutan diberhentikan, langsung yang bersangkutan diganti, proses hukum dijalankan, dan tidak ada toleransi sedikit pun, kepada siapa pun yang terlibat dalam praktik ini,” pungkasnya.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP