Netral English Netral Mandarin
03:08wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Anies dan Prabowo Jadi Dua Nama Tak Diharapkan Pada Pilpres 2024, DS Bikin Analogi Kocak

Senin, 24-Mei-2021 17:07

Gubernur Anies Baswedan
Foto : Istimewa
Gubernur Anies Baswedan
35

JAKARTA, NETRALNEWS. COM - Pegiat media sosial Denny Siregar (DS) mengomentari hasil survey Calon Presiden 2024 yang sudah mulai dirilis. Nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan menjadi nama paling tertinggi dalam kategori tak diharapkan.

"Ini seperti ada cewek yang cantik sekali, diperebutkan banyak lelaki, tetapi tidak ada satupun yang mau mengawini. Eh, ada analogi yang lebih tepat lagi?," tulisnya seperti dilansir akun resmi twitternya, di Jakarta, Senin (16/2/2021).

Sebelumnya, elektabilitas Prabowo dan Anies tertinggi paling tak diharapkan jadi presiden 2024.

Perkumpulan Kader Bangsa bersama dengan Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) melakukan survei nasional bertajuk 'Sumber Kepemimpinan Nasional Menuju 2024'. Dalam survei tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto memiliki elektabilitas kandidat Presiden paling tinggi untuk Pemilu 2024.

Elektabilitas itu didapatkan dari survei dengan pertanyaan 'Jika Pemilihan Presiden dilakukan saat ini, dari nama-nama berikut ini, siapakah yang akan anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia?'. Dari hasil pertanyaan itu, setidaknya ada lima nama tertinggi yang dijagokan untuk menjadi kandidat Presiden di 2025. Pertama, Anies Baswedan dengan persentase 17,01%, Prabowo 14,31%, Ganjar Pranowo 11,25%, Sandiaga Uno 6,87%, dan Ridwan Kamil 5,86%.

Anies Baswedan menjadi sosok kandidat calon presiden 2024 teratas dalam survei ini. Disusul kemudian Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo," kata Peneliti ARSC Bagus Balghi dalam jumpa pers virtual, Jakarta. 

Namun, hasil survei menyebut sebanyak 60,66 responden menyatakan masih bisa merubah pilihannya (Swing Voters). Sementara, 31,82% teguh dengan pilihannya. Sementara, 5,95% menjawab tidak tahu, dan 1,57% tidak menjawab. Bagus mengungkapkan, dari hasil survei tersebut juga ditemukan fakta bahwa Prabowo Subianto dan Anies Baswedan juga menjadi pihak yang paling tidak diharapkan menjadi Presiden di Pemilu mendatang. 

Dengan rincian, sebanyak 14,98% koresponden tidak menginginkan Prabowo dan 12,91% tidak menginginkan Anies Baswedan menjadi Presiden. Kemudian, di peringkat ketiga ada nama Agus Harimurti Yudhoyono 5,55%. Keempat, Puan Maharani 5,30?n Airlangga Hartarto 2,73%.

Namun, publik juga menunjukkan resistensinya terhadap Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Kedua nama tersebut adalah yang tertinggi tidak diharapkan menjadi Presiden 2024 (tingkat resistensi tinggi). Sementara capres yang resistensi kecil antara lain Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, Tito Karnavian, Muhaimin, Ridwan Kamil, Khofifah dan Erick Tohir," ujar Bagus.

Sementara, lima besar isu atau persoalan publik yang menjadi concern bagi pemilih dengan harapan akan menjadi program prioritas presiden 2024 mendatang adalah terkait dengan ketersediaan lapangan pekerjaan, akses dan fasilitas pendidikan, kesenjangan ekonomi, pemberantasan korupsi dan jaminan kesehatan.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati