Netral English Netral Mandarin
14:21wib
Publik dihebohkan dengan ucapan selamat hari raya dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada umat Baha'i. Video itu jadi sorotan karena Baha'i bukan salah satu dari enam agama yang diakui negara. Menaker Ida Fauziyah menyatakan karyawan dengan gaji di atas Rp 3,5 juta tetap bisa mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta.
Anies Sebut DKI Akan Masuk Fase Genting Kasus Covid, EK: Makanya Kerja! Bukan Sibuk Kampanye...

Senin, 14-Juni-2021 14:15

Pegiat Media Sosial, Eko Kuntadhi
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial, Eko Kuntadhi
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait lonjakan kasus penyebaran Covid-19 di Ibu Kota dalam beberapa hari terakhir.

Eko menyoroti pernyataan Anies yang menyebut kondisi Covid-19 di Jakarta akan memasuki fase genting jika tidak segera mengambil langkah-langkah pencegahan.

Menurut Eko, seharusnya Anies jangan hanya bicara tapi buktikan dengan kerja untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Eko pun menyinggung Anies yang sibuk keliling daerah. Ia berpendapat, Anies safari ke daerah dalam rangka kampanye terkait Pilpres 2024.

"Ya, makanya dikendalikan dong. Kerja! Jangan malah sibuk keliling daerah kampanye...," tulis Eko di akun Twitternya, Senin (14/6/2021).

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan bahwa Jakarta sedang dalam kondisi mengkhawatirkan karena lonjakan kasus Covid-19 secara drastis dalam beberapa hari terakhir.

Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, jika kondisi ini tidak terkendali, maka Ibu Kota akan masuk fase genting.

"Ibu kota saat ini dalam kondisi yang memerlukan perhatian ekstra. Bila makin tak terkendali, kita akan masuk fase genting, dan jika sampai terjadi maka kita harus ambil langkah drastis seperti bulan September tahun lalu dan Februari lalu. Kita semua tentu tidak mau itu berulang," kata Anies, Minggu (13/6/2021).

Karenanya, Anies meminta perlu adanya pendisiplinan secara kolektif. Melibatkan seluruh unsur masyarakat termasuk aparat penegak hukum dan pemerintah.

"Untuk mencegah tak berulang maka pemerintah tidak bisa kerja sendirian, semua harus bekerja sama, warga, pemerintah dan penegak hukum. Masyarakat jalankan 3M dan pemerintah laksanakan 3T dan vaksinasi," ujarnya.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan. Pemprov DKI bersama penegak hukum akan terus mendisiplinkan dan lakukan penindakan, penegakan aturan protokol kesehatan PPKM di seluruh wilayah DKI Jakarta," jelas Anies.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P