Netral English Netral Mandarin
14:24wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Anies Sebut Hari dan Tino, Dua Warga DKI, Ade Armando: Mau Narik Perhatian Publik Gak Usah Gini-Gini Amat Kali

Senin, 02-Agustus-2021 07:35

Anies Baswedan dan Ade Armando
Foto : Kolase Netralnews
Anies Baswedan dan Ade Armando
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur Anies Baswedan menyebut dua harimau Hari dan Tino sebagai warga DKI Jakarta. 

Menanggapi hal ini, Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando menyindir dengan menyebut apa yang dilakukan Anies adalah tindakan untuk menarik perhatian publik. 

“Pak Anies, kalau mau narik perhatian publik, ya gak usah gini-gini amat kali....,” kata Ade Armando, Senin 2 Agustus 2021.

Untuk diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara khusus menjenguk dua 'warga' DKI yang positif terpapar Covid-19, yakni Hari dan Tino di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan.

Dua warga DKI Jakarta tersebut merupakan harimau Sumatera yang didiagnosis positif Covid-19 pada 15 Juli lalu. 

Kemarin, Anies Baswedan berkeliling meninjau enam lokasi vaksinasi di Jakarta. Ia menyempatkan diri mampir ke Ragunan untuk menengok pasien Covid-19 yang cukup unik ini. 

“Sekitar tiga minggu lalu, perawat satwa di Ragunan memperhatikan bahwa Hari dan Tino tampak sakit dan bergejala seperti Covid, yaitu flu, lemas dan sesak napas,” tulis Anies dalam akun Facebook, dikutip Minggu (1/8/2021). 

TMR pun bertindak cepat. Mereka memanggil petugas swab untuk mengambil sampel swab Hari dan Tino, lalu mengirimkannya ke Laboratorium Bioteknologi milik Pusat Studi Satwa Primata, Institut Pertanian Bogor. 

Ternyata hasil tes PCR menunjukkan Hari dan Tino positif Covid-19. Anies menyebut, kasus satwa terkena Covid-19, terutama harimau dan singa, tidaklah unik. Telah banyak kasus serupa di berbagai negara lain.

 Tentu perawatan satwa terkena Covid-19 ini tidak sama dengan manusia.  Hari dan Tino tidak bisa dikirim untuk isolasi ke Wisma Atlet, tapi harus melakukan isolasi mandiri (isoman) dan dirawat serta dimonitor dengan ketat oleh para dokter hewan terbaik di Ragunan. 

“Alhamdulillah, Hari dan Tino kini berangsur pulih dan sudah tampak aktif,” ujarnya. 

 Walaupun demikian, karena Jakarta masih berada dalam situasi PPKM Level 4 maka TMR belum bisa dibuka untuk publik. 

Alhasil, Hari dan Tino tidak harus buru-buru kembali ‘work from office’ dan punya waktu untuk menyehatkan diri sepenuhnya. 

“Kita berdoa semoga Allah SWT segera mengangkat cobaan pandemi ini agar kita semua, termasuk Hari dan Tino, bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala, dan mereka kembali bisa menyapa para pengunjung Taman Margasatwa Ragunan,” tutur Anies.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto