Netral English Netral Mandarin
03:03wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Apa Benar Kepuasan Seksual Usai Melahirkan Normal Tak Lagi Seperti Pengantin Baru? Ini Penjelasan Dokter

Kamis, 11-Maret-2021 12:00

Ilustrasi proses melahirkan normal.
Foto : morphmaternity.com
Ilustrasi proses melahirkan normal.
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebagian wanita berpikir bahwa melahirkan dengan proses normal dapat mempengaruhi kepuasan seksual di kemudian hari, akhirnya tidak sedikit pada ibu yang memutuskan untuk operasi sesar. Benarkah demikian?

Dokter spesialis kandungan dari Klinik Health 360 Indonesia, dr. Ivan Maurits Sondakh, Sp.OG, mengatakan tidak ada hubungan antara kelahiran normal dengan kepuasan seksual.

Dalam vagina terdapat otot-otot dan hormon yang dapat membuat organ dan ligamen menjadi lebih rileks. Saat melahirkan secara normal, otot-otot tersebut akan melebar namun akan kembali pada posisi semula.

"Seiring berjalannya waktu akan kembali ke ukuran yang mendekati semula. Kepuasan seksual tidak bergantung pada vagina ini, kadang-kadang ada yang dipengaruhi oleh faktor psikis," ujar dr. Ivan belum lama ini.

Proses melahirkan secara sesar atau normal pada dasarnya ditentukan atas indikasi medis seorang ibu. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa pada saat melahirkan normal dengan kasus tertentu dapat membuat robekan lebih luas.

"Mungkin kalau lahiran normal ada faktor-faktor lain seperti melahirkan bayi yabg besar, atau robekan cukup luas atau otot tidak tersambung baik mungkin akan menyebabkan gangguan," kata dr. Ivan.

"Tapi secara normal kalau semua berjalan dengan baik tidak ada masalah untuk kepuasaan seksual itu sendiri. Jadi jangan khawatir dia enggak akan berpengaruh," imbuhnya.

Faktor kepuasan seksual pasca melahirkan ditentukan oleh beberapa sebab. Menurut dr. Ivan yang paling banyak adalah masalah psikis.

"Setelah melahirkan dia jadi enggak percaya diri untuk melakukan hubungan seksual akhirnya timbul ketidakpuasan," kata dr. Ivan. seperti dikutip dari Antara.

Reporter :
Editor : Irawan HP