Netral English Netral Mandarin
08:25wib
Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mengaku sudah menyelesaikan 24 masalah yang tertunda ke Badan Anti Doping Dunia (WADA). Pemerintah berencana memberikan vaksin Covid-19 booster pada masyarakat.
Apa Benar Vaksin Covid-19 Sebabkan Badai Sitokin? Ini Penjelasan IDI

Senin, 23-Agustus-2021 16:20

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban.
Foto : Twitter
Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban.
28

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Beredar narasi di tengah masyarakat bahwa Vaksin Covid-19 menyebabkan badai sitokin setelah terjadi infeksi ulang. Keadaan itu membuat virus semakin mematikan dan membuat sebagian orang yang mendapatkan vaksin malah meninggal. 

Mengetahui hal tersebut, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban angkat bicara. Dia pastikan bahwa tidak benar, Vaksin Covid-19 menyebabkan badai sitokin setelah terjadi infeksi ulang.

"Tidak benar. Belum ada bukti yang menunjukkan bahwa vaksin mRNA atau vaksin non-mRNA Covid-19 akan menghasilkan badai sitokin," tegas Prof Zubairi, dikutip dari cuitannya, Senin (23/8/2021).

Maka dari itu Prof Zubairi imbau, masyarakat tidak takut dan khawatir untuk mendapatkan vaksinasi.

Hingga kini tidak ditemukan juga fenomena Antibody Dependent Enhancement (ADE) pada semua jenis Vaksin Covid-19. 

"Termasuk vaksin yang beredar di Indonesia. Fenomena ADE selama ini baru tampak pada dengue," ujar Prof Zubairi. 

Badai sitokin pada Covid-19 merupakan suatu reaksi sistem imun yang berlebihan dan tidak terkontrol terhadap virus. Reaksi sistem imun yang berlebihan ini tidak hanya akan "membunuh" virus, namun bisa juga menimbulkan keradangan yang menyebabkan kerusakan organ tubuh ini. 

Keadaan itu pernah dialami bahkan merenggut nyawa dari suami artis Joanna Alexandra, yaitu Raditya Oloan. Badai sitokin juga baru-baru ini dialami oleh Content Creator Deddy Corbuzier. 

Seperti diketahui, Deddy sempat berpamitan sejenak dari media sosial dan dunia podcast. Deddy kemudian kembali muncul dengan kabar tak terduga bahwa dia ternyata terinfeksi Covid-19. 

Hal ini terjadi karena Deddy kontak erat dan mengurus keluarganya yang terinfeksi Covid-19. Sempat dinyatakan negatif, Deddy justru alami demam, vertigo, hingga memasuki badai sitokin yang membuatnya kritis dan nyaris meninggal.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP