Netral English Netral Mandarin
11:11wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Apakah Membeli Makan dan Minum dari Luar Rumah Berisiko Penularan Covid-19?

Rabu, 28-Juli-2021 12:30

Ilustrasi makanan yang dijual scara online.
Foto : Istimewa
Ilustrasi makanan yang dijual scara online.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Di tengah situasi Pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat, banyak pertanyaan mengenai risiko penularan Covid-19 dari membeli makanan atau minuman di luar rumah.

Apakah Covid-19 bisa menular dari makanan atau minuman? Dokter Adam Prabata PhD Candidate in Medical Science at Kobe University menjelaskan, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan penularan Covid-19 melalui makanan atau minuman.

Perlu diperhatikan bahwa virus penyebab Covid-19 ternyata bisa menempel di bungkus makanan atau minuman. Tetapi, risiko terjadinya penularan Covid-19 melalui kemasan makanan relatif kecil.

"Sejauh ini, studi-studi menunjukkan kalau penularan Covid-19 via permukaan benda itu relatif kecil," ujar dr Adam, dikutip dari cuitannya, Rabu (28/7/2021).

Diakui dr Adam, dirinya pernah membaca informasi ditemukannya daging dan kemasan yang ternyata PCR nya positif. Apakah berisiko menularkan?

"PCR positif TIDAK SELALU menandakan virusnya masih hidup dan mampu menular. Sejauh ini saya belum melihat hasil kultur virus dari kasus tsb," tegas dr Adam.

Untuk mencegah penularan Covid-19 dari bungkus makanan atau minuman, dr Adam imbau untuk mencuci tangan. Cuci tangan perlu dilakukan setelah menerima makanan atau minuman yang datang. Selain itu, cuci tangan perlu dilakukan sebelum dan setelah makan. Untuk bungkus makanan agar segera dibuang ke tempat sampah.

Penyemprotan disinfektan pada kemasan makanan dan minuman justru tidak dianjurkan. Terdapat risiko disinfektan masuk ke dalam makanan atau minuman, sehingga berisiko berbahaya bagi tubuh.

Untuk makanan, Anda bisa menghangatkan atau memasaknya terlebih dahulu. Melalui memasak atau menghangatkan makanan juga bisa membunuh virus atau bakteri yang bisa menyerang saluran pencernaan.

Untuk sayur atau lalapan dan buah, Anda bisa mencucinya dengan air mengalir. Sejauh ini tidak direkomendasikan untuk mencuci sayur/buah dengan disinfektan, sabun, pemutih, atau bahan kimia lainnya.

Untuk disinfektan food grade atau food contact bisa digunakan untuk permukaan yang kontak langsung dengan makanan. Misal alat masak atau piring, bukan disemprotkan langsung ke makanan.

"Secara umum risiko penularan Covid-19 dari memesan makanan atau minuman itu relatif kecil dan berasal dari bungkusnya. Risiko itu bisa dicegah dengan mencuci tangan setelah menerima makanan atau minuman dan sebelum makan," tegas dr Adam.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP