Netral English Netral Mandarin
05:02wib
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memprediksi, puncak gelombang Covid-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 202. Pemerintah mengakui kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan akibat transmisi lokal varian Omicron dalam sepekan terakhir.
Aprilio Perkasa Manganang Tegaskan Bukan LGBT dan Interseks!

Rabu, 08-December-2021 09:22

Anggota TNI Aprilio Perkasa
Foto : Istimewa
Anggota TNI Aprilio Perkasa
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Anggota TNI Aprilio Perkasa Manganang tegaskan, dirinya bukanlah Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) dan interseks. Pernyataan itu ditegaskan Aprilio, karena sebelumnya pernah dianggap wanita dengan nama Aprilia Santini Manganang. 

Dugaan LGBT sempat mencuat saat dirinya berada di asrama TNI. Dia sempat berada di barak wanita dan merasa tidak nyaman, hingga memilih tidur di kamar sendiri dan tidak bersosialisasi dengan tentara wanita lainnya.

“Bukan transgender, bukan interseks segala macem melainkan kelainan Hipospadias. Baru tahu pas ada pemeriksaan itu,” ujar Aprilio, dikutip dari perbincangannya di Podcast Deddy Corbuzier, Rabu (8/12/2021). 

Sepemahaman Aprilio, Hipospadias merupakan keadaan pertumbuhan yang terlambat. Keadaan itu membuat Aprilio memiliki saluran kencing yang jauh dari penis. 

“Bukan kelamin ganda. Nggak mungkinlah,” tegas pria yang pernah menjadi atlet voli wanita itu. 

Gangguan itu sudah dia rasakan dari SD dan SMP dan sempat dia anggap sebagai penyakit biasa, yang harapannya bisa kembali normal. Tapi menginjak bangku SMA dia memperhatikan ada yang janggal dengan alat kelaminnya. 

“Vagina nggak ada. Yakan gue nggak tahu, orang jauh, perbatasan. Ilmu kedokteran jauh, lahir di bidan. Bidan itu yang menentukan tuh cewek. Oma gue, udah almarhum, ternyata ada kelainanlah,” terang pria yang hobi olahraga itu. 

Aprilio terkenang, saat SD dirinya pernah menjadi pelari pada 2005. Tetapi Aprilio dikembalikan ke sekolah karena dinyatakan kelebihan hormon laki-laki. 

Ditolak di olahraga lari, Aprilio mencari-cari olahraga yang sekiranya bagus untuk masa depan. Dia menjatuhkan pilihan untuk masuk ke dalam tim olahraga basket wanita.

Saat itu Aprilio merasa bahwa dirinya memang wanita, tetapi bertanya-tanya mengapa dirinya tidak seperti wanita pada umumnya. Misalnya saja, tidak memiliki payudara dan tidak datang bulan. Keadaan itu juga yang pernah mendorong Aprilio melakukan tindakan berbohong saat menghadapi liga-liga. 

“Ditanyain fase-fase haid, kadang ada kadang nggak ada. Ya gue menutupi. Kadang ditanyain, kalau berhenti haid berapa minggu? Dua minggu. Lama banget?. Sisanya pendarahan, gue bilang. Sangking nggak tahu jawab apa,” jelas Aprilio. 

Aprilio kemudian masuk ke TNI melalui jalur prestasi voli. Kelainan kemudian diketahui dan dilakukan tindakan operasi atas perhatian dari Panglima TNI Andhika Perkasa, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI.

Saat ini dirinya tengah berada di Jakarta, untuk melakukan tindakan operasi selanjutnya di RSPAD. Tujuannya untuk menyempurnakan fungsi penis dan saluran kencing, agar bisa seperti laki-laki pada umumnya. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi