Netral English Netral Mandarin
11:16wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Kalau HRS Ditahan, Jokowi juga Harus Ditahan, FH: Hati-Hati Pak MUI, Jangan jadi Penebar Fitnah dan Kebencian

Jumat, 26-Februari-2021 08:50

Ferdinand Hutahaean
Foto : Istimewa
Ferdinand Hutahaean
229

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -   Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI) Anwar Abbas membandingkan kasus kerumunan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan kerja di Maumere, NTT, dengan kerumunan Habib Rizieq Shihab (HRS).

Anwar mengatakan kasus kerumunan Presiden Jokowi terjadi saat melakukan kunjungan kerja. Sementara, kasus kerumunan Habib Rizieq terjadi saat acara keagamaan.

Menurut Anwar Abbas pelanggaran protokol kesehatan (prokes) itu juga sama-sama dilakukan oleh dua tokoh yang mempunyai pengaruh besar di tengah masyarakat.

Terkait itu Mantan Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH) angkat bicara dan mengatakan pernyataan Anwar Abbas  bisa masuk kategori fitnah.

"Pernyataan2 sprt ini bisa masuk kategori fitnah kpd Presiden atau sbg pribadi, krn Jokowi baik sbg presiden atau sbg pribadi dituduh melakukan sesuatu perbuatan pidana yg tenyata tidak dan bkn pidana," tulisnya di akun Twitter, Kamis (25/2/2021).

Ferdinand pun mengingatkan Anwar Abbas agar hati-hati untuk tidak menyebar fitnah. "Hati2 pak MUI, jgn jd penebar fitnah dan kebencian," 

Cuitan Ferdinand pun direspon berbagai komentar oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Jumat (26/2/2021).

@AnakBabeGw: Klo yg ngomong si Anwar Abbas mah gw gak heran, dia kan antek 212 dan anti Jokowi, dia itu corong Kadrun di MUI. Makanya dia selalu menyerang Jokowi terus, dan selalu menentang segala Kebijakan Pemerintah. Lagian emang di MUI gak ada orang lain ya yg bisa dijadiin juru bicara ?

@YGandasasra: Asa utk @MUIPusat lbh baik dr kepengurusan sblmnya semakin hilang bahkam mungkin lbh buruk dg melontarkan pernyataan spt ini terutama bp Anwar Abbas, beliau ternyata adl pengganti yg sempurna dr tengkuzul 

#BubarkanMUI #AuditMUI

@WartoYudo: Menyamakan permasalahan  Mrs dengan kunjungan Pak Jokowi itu berbeda jauh.. MUI tolong oknum" yg suka jadi provokator segera di bina dan di beri pencerahan yg baik , kalau ga bisa juga ya di stop aja keanggotaan dari  MUI jngan krna ucapan oknum malah merusak nama baik..

@hendrajaua1404: Masih banyak hal yg perlu dikerjakan MUI yg berkaitan dgn sosial keagamaan untuk kepentingan umat, ketimbang memposisikan diri sebagai oposisi dgn fitnah & kebencian...!!!

@acep_dhi3lhe: Mereka itu MUI memang didoktrin untuk merongrong negeri ini mengatasnamakan Agama.Sudah berganti kepengurusan tapi kelakuan tetap sama saja.Baiknya dibubarkan saja LSM ini.

@CakHeroes: Harusnya sekali kali dimintai keterangan aja dikantor polisi, biarin jangan di tuntut kasian udah tua, nanti mati sendiri tuh orang nyinyir yg berlindung di MUI, kasian

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli