Netral English Netral Mandarin
04:06wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Atta Halilintar Ajak Anak Muda Promosikan Desa Wisatanya

Selasa, 27-Juli-2021 22:00

Atta ajak anak muda promosikan tempat wisata.
Foto : Kemenparekraf
Atta ajak anak muda promosikan tempat wisata.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Influencer yang juga menjadi salah satu anggota dewan juri Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021, Atta Halilintar, mengatakan peran digital marketing khususnya sosial media saat ini memang begitu tinggi. Dimana penetrasi dan kecepatan internet di Indonesia yang terus berkembang.

Sebanyak 67 persen user yang melihat iklan offline melanjutkan pencarian di internet. Sekitar 57 persen orang yang menonton iklan di televisi juga melakukan pencarian di internet. Strategi pemasaran melalui digital juga memiliki jangkauan yang luas dan rentan waktu yang lama.

"Dengan strategi digital marketing, informasi mengenai produk ataupun jasa yang dipasarkan dapat diakses kapanpun," kata Atta.

Atta mengajak anak muda untuk mepromosikan desa wisatanya dengan menggunakan sosial media dan platfom digital lainnya.

Sementara, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu, menjelaskan, Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2021 merupakan salah satu kegiatan unggulan Kemenparekraf yang bertujuan untuk mewujudkan pengembangan desa wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Mengusung tema "Indonesia Bangkit” diharapkan kegiatan ini dapat mampu menjadi daya ungkit bagi ekonomi nasional dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi berbagai desa wisata di indonesia kepada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

"Pengelola desa wisata diharapkan dapat menunjukkan potensi desanya masing-masing, yang berfokus pada empat pilar pengembangan desa yaitu pengelolaan atau manajemen, sosial budaya, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan. Sehingga nantinya dapat memberi nilai tambah pada perekonomian masyarakat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat kearifan lokal, dan kelestarian lingkungan," ujarnya.

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati