Netral English Netral Mandarin
03:46wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Bagi yang Belum Tahu, Ini Cara Over Kredit Mobil

Kamis, 03-Juni-2021 04:30

Ilustrasi over kredit kendaraan.
Foto : Antara Foto
Ilustrasi over kredit kendaraan.
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Saat ini kendaraan roda 4 seperti mobil sudah banyak menjadi incaran kaum urban. Proses pembeliannya sendiri juga sekarang sangatlah mudah, Anda bisa membayarnya secara tunai maupun dengan cara over kredit mobil.

Beberapa orang lebih memilih untuk membeli mobil dengan cara yang kedua. Apakah Anda termasuk salah satunya? Jika iya, Anda perlu mengetahui bagaimana cara melakukan transaksinya dengan benar. Untuk lebih jelasnya lagi simak penjelasan berikut ini.

Sebelum beranjak ke penjelasan selanjutnya, apakah Anda tahu definisi dari over kredit mobil itu sendiri? Pada dasarnya, sistem ini sangat menguntungkan bagi yang menggunakannya. Dalam sistem ini, Anda bisa melanjutkan cicilan mobil orang lain. 

Namun meski terlihat gampang, Anda harus tetap waspada terhadap sistem tersebut. Terlebih dahulu, Anda harus mengetahui konsekuensi yang akan dihadapi nantinya.

Perlu digaris bawahi bahwa ketika Anda memutuskan untuk membeli mobil dengan sistem ini, maka akibat yang bisa saja terjadi yaitu batalnya asuransi kendaraan.

Lalu bagaimana cara melakukan proses ini dengan benar? Apa saja pula yang harus diperhatikan? Silahkan simak ulasannya di bawah ini!

Melakukan Kerjasama Dengan Pihak Leasing Atau Cabang Bank Terdekat

Salah satu cara paling aman yang bisa Anda lakukan yaitu dengan bekerjasama melalui pihak leasing atau bank. Caranya sendiri sangat mudah. Anda hanya tinggal menghubungi cabang bank terdekat atau pihak leasing terlebih dahulu. 

Jika sudah, nantinya pihak leasing maupun bank tersebut akan melakukan analisa terhadap keadaan finansial Anda. 

Apabila Anda melakukan kerjasama dengan salah satu dari pihak ini, maka kemungkinan besar kasus penipuan tidak akan terjadi. Berkat mengandalkan analisis dari salah satu pihak yang terpercaya tersebut, Anda bisa membeli mobil dengan aman pastinya. 

Beda halnya ketika analisis dari pihak tersebut menunjukkan bahwa keadaan finansial yang Anda miliki ternyata tidak memungkinkan. Tentu saja pengajuan Anda akan ditolak secara otomatis. 

Namun apabila Anda memang belum merasa mampu dalam hal finansial, tidak usah khawatir dan memaksakan diri karena hanya merugi. Lebih baik Anda mencobanya di lain hari saja ketika kondisi keuangan sudah stabil, agar tidak merasa terbebani. 

Nantinya jika Anda sudah dinyatakan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak terkait, Anda bisa segera melakukan over kredit mobil. Anda pun bisa memilih produk yang akan ditransaksikan sesuai ketersediaan stok. 

Intinya setelah Anda sudah mencapai persyaratan dari mereka, maka hanya tinggal mengikuti langkah-langkah yang ditentukan dari pihak leasing atau bank. 

Memastikan Bahwa Over Kredit Mobil Sebelumnya Tidak Bermasalah 

Jika hal di atas sudah Anda lakukan, maka jangan langsung meneruskan kredit mobil milik orang lain. Tetapi Anda harus mengetahui juga bahwa ada banyak sekali hal yang harus diperhatikan.

Salah satunya yaitu dengan memastikan bahwa debitur atau penjual lama tersebut tidak mengalami kendala dalam hal pembayaran kredit mobil. 

Sebisa mungkin Anda harus mengetahui dengan jelas bagaimana status kredit sebelumnya, sehingga proses selanjutnya berlangsung lancar. Jangan terburu-buru dan langsung membeli mobil dengan cara over kredit mobil sebelum Anda memastikan ini secara keseluruhan. 

Apalagi jika ada kemungkinan terjadi kemacetan pada penerusan kredit mobil atau bahkan adanya keterlambatan dalam pembayaran denda. Anda harus memastikan bahwa debitur lama sudah menyelesaikan masalah tersebut terlebih dahulu sampai tuntas.

Jangan sampai Anda masih harus membayar cicilan yang belum dibayar dari kredit sebelumnya. Bahkan sampai membayar denda pembayaran dan tunggakan lain dari debitur yang sebelumnya. Ini akan sangat merugikan Anda ke depannya.

Umumnya harga pembelian mobil dengan cara over kredit mobil ini cenderung lebih murah jika dibandingkan harga yang ada di pasaran. Di sini Anda bisa melakukan negosiasi terhadap pihak penjual untuk mendapatkan harga yang cocok.

Namun meski tidak melakukan penawaran harga, Anda pun tetap akan memperoleh harga yang relatif lebih murah daripada membeli mobil baru. Rata-rata alasan debitur lama menjual mobil kreditan mereka tak lain karena kondisi finansial yang tidak bisa melanjutkan kreditnya.

Mengetahui kesempatan tersebut, Anda pun bisa memanfaatkannya dan tentunya bisa lebih menghemat pengeluaran. Cukup menarik bukan proses over kredit mobil ini? Apakah Anda tertarik untuk mencobanya?    

Melengkapi Beberapa Dokumen Administrasi Yang Dibutuhkan

Setelah yakin untuk meneruskan kredit mobil milik orang lain dan memenuhi persyaratannya, maka jangan lupa menyediakan dokumen administrasinya juga. 

Pastikan juga bahwa Anda sudah melakukan konsultasi terhadap mereka sebelum menyiapkan berkas dokumen tadi. Hal tersebut karena dokumen yang dibutuhkan pasti akan berbeda di setiap bank, maupun di setiap leasing.

Terlepas dari hal itu, biasanya Anda akan diminta untuk menyiapkan beberapa dokumen administrasi sendiri sebagai pihak pembeli.

Kelengkapan dokumen yang dibutuhkan tersebut umumnya adalah KTP, rekening listrik / PBB, Kartu Keluarga, rekening telepon, hingga NPWP. Jangan lupa juga untuk menyiapkan rekening tabungan selama 3 bulan terakhir beserta slip gaji Anda.

Sesudah itu, pihak leasing nanti akan melakukan beberapa survey terhadap calon pembeli yang baru. Setelah hal tersebut sudah Anda siapkan dengan baik dan lengkap, maka pihak leasing akan menyetujuinya secara langsung.

Demikianlah penjelasan mengenai cara over kredit mobil. Perlu Anda ketahui bahwa cara tersebut bisa saja berbeda untuk setiap leasing maupun bank. Bahkan waktu yang dibutuhkan juga bisa cukup lama. Demikian dirangkum dari berbagai sumber.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian