Netral English Netral Mandarin
12:03wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Bakal Bertarung Sengit Prabowo-Puan vs Anies-Susi, Eko Kuntadhi: Bubar, Bubar! 

Jumat, 26-Februari-2021 11:37

Pasangan capres-cawapres yang diduga akan ramaikan pilpres 2024
Foto : Harian Terbit
Pasangan capres-cawapres yang diduga akan ramaikan pilpres 2024
34

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi mencuit pernyataan tentang kemungkinan calon presiden dan presiden yang diduga bakal meramaikan Pilpres tahun 2024. 

Eko mengunggah screenshot calon pasangan Anies-Susi dan Prabowo-Puan sambil mencuit pendek katanya: "Bubar, Bubar!"

Untuk diketahui, Prabowo Subianto-Puan Maharani dan Anies Baswedan-Susi Pudjastuti diprediksi bakal bertarung sengit pada Pilpres 2024 mendatang. Pasangan lain yang bakal muncul adalah Airlangga Hartarto dan Khofifah Indar Parawansa atau dengan Muhaimin Iskandar.

Direktur Rumah Politik Indonesia (RoI Indonesia), Fernando Ersento Maraden Sitorus mengatakan, Prabowo, Ganjar dan Anies untuk saat ini capres yang berpotensi untuk berkompetisi pada Pilpres 2024.

Menukil Harian Terbit, jika benar akan terwujud koalisi PDIP dengan Gerindra maka calon yang berpeluang adalah Prabowo berpasangan dengan Puan sehingga akan memperkecil peluang Ganjar untuk ikut pilpres 2024.

"Anies yang sudah "dilirik" oleh Nasdem juga berpeluang akan didukung oleh PKS dan PAN yang sudah memperoleh suara di DPR sebesar 24,1%. Sudah memenuhi syarat untuk mengusung pasangan capres dan cawapres," ujar Fernando Ersento Maraden Sitorus kepada Harian Terbit, Senin (22/2/2021).

Dia memaparkan, Golkar dan PKB juga cukup untuk mengusung calon pada Pilpres 2024 karena sudah memiliki suara di DPR sebesar 22%. Namun sangat kecil kemungkinan jika Ganjar akan diusung oleh Golkar dan PKB. Kemungkinan Golkar akan menduetkan Airlangga dan Muhaimin Iskandar. Akan sangat menarik kalau Golkar dan PKB memasangkan Airlangga dengan Khofifah. 

"NASDEM, PKS, dan PAN menduetkan Anies dengan Susi Pujiastusi. Saya melihat Anies memiliki nilai jual bagi Nasdem, PKS dan PAN. Sehingga peluang Anies untuk ikut kontestasi pilpres tahun 2024 sangat terbuka," jelasnya.

ementara untuk Prabowo dan Ganjar, Fernando menyebut, Prabowo masih memiliki peluang untuk ikut berkompetisi pada pilpres 2024. Dengan modal suara di DPR sebesar 12,57 memberikan peluang berkoalisi dengan PDIP. Sedangkan Ganjar memiliki peluang yang sangat kecil untuk diusung oleh PDIP atau partai lainnya.

“Prabowo-Puan dan Anies-Susi akan bertarung sengit pada pilpres mendatang,” kata Fernando.

Sangat Populer

Direktur Suara Demokrasi Nusantara (SuDeRa) Syafti Hidayat mengakui, Prabowo, Ganjar, dan Anies memang tiga nama yang sangat populer di mata publik. Namun untuk menjadi presiden maka semuanya tergantung dari parpol yang ada sekarang. Karena pilpres hanya lewat parpol dan tidak ada calon independen. Persyaratan yang sulit itu membuat hanya ada dua atau tiga calon di Pilpres 2024.

"Calon yang populer di mata publik pun bisa diganjal oleh parpol. Syarat 20% di pilpres membuat hanya gabungan parpol yamg bisa mencalonkan di pilpres mendatang. Tidak ada satu parpol pun yang bisa mencalonkan sendiri capres di Pilpres 2024," jelas Syafti Hidayat kepada Harian Terbit, Senin (22/2/2021).

Syafti mengungkapkan, hasil survei yang banyak dilakukan lembaga survei sekarang juga bisa berubah, mengingat ada waktu 3 tahun menuju Pilpres 2024. Karena parpol yang berkuasa urusan pilpres. Sementara yang lain hanya faktor tambahan saja. Syafti memgakui,  faktor popularitas dan elektabilitas itu penting.

"Tapi kalau parpol tidak ada yang mencalonkan ya percuma aja. Makanya semuanya berpulang kepada parpol dan penyandang dana. Inilah proses politik dengan biaya tinggi. Jadi parpol dan pemilik modal yang menentukan pada akhirnya. Ini persoalan yang harus diperbaiki di masa datang, kalau kita ingin memperbaiki demokrasi di Republik ini," paparnya.  

Sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyebutkan nama Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo menjadi tiga nama teratas calon presiden jika pemilihan digelar saat ini.

Direktur Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan dalam rilis survei LSI soal evaluasi publik terhadap kondisi nasional dan peta awal Pemilu 2024, di Jakarta, Senin, mengatakan tiga nama tersebut menjadi teratas saat memberikan datar nama kepada responden tanpa memasukkan nama Joko Widodo.

Menurut dia, alasan tegas atau berwibawa, kemudian merakyat, jujur dan bersih dari KKN, merupakan tiga alasan utama pemilih dalam menentukan pilihan presiden. 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto