Netral English Netral Mandarin
00:57 wib
Polisi akan mengumumkan hasil gelar perkara kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara yang dihadiri oleh selebriti Raffi Ahmad pada Kamis (21/1). Komisi III DPR menyetujui penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri, setelah mendengarkan pendapat fraksi-fraksi dalam rapat internal Komisi III DPR.
Bakal Ditangkap, Habib Rizieq Umumkan ke Polda Metro Pagi Ini dan Mengaku Taat Hukum

Sabtu, 12-December-2020 07:20

Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab
Foto : Istimewa
Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) mengumumkan bahwa pada pagi ini, Sabtu (12/12/2020), ia bersama pengacaranya akan datang ke Polda Metro Jaya.

Pengumuman itu disampaikan Habib Rizieq setelah ia tetapkan sebagai tersangka dan adanya upaya penjemputan paksa oleh Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 atau kegiatan yang mengakibatkan kerumunan di Petamburan,

"Pada malam ini saya umumkan untuk seluruh anak bangsa, Insya Allah
besok, hari Sabtu, tanggal 12 Desember 2020 di pagi hari, saya bersama pengacara akan datang ke Polda Metro Jaya, Insya Allah," kata Habib Rizieq dalam video yang diunggah di Front TV pada Sabtu (12/12/2020) dini hari.



Menurut Habib Rizieq, kedatangannya ke Polda Metro Jaya hari ini adalah menunjukkan komitmennya sebagai warga negara yang baik dan patuh pada prosedur hukum yang berlaku.

"Jadi saya mau menunjukkan bahwa kita tetap punya komitmen untuk menjadi warga negara yang baik, untuk patuh hukum, untuk ikut melaksanakan dari prosedur hukum yang ada," ujar Habib Rizieq.

Seperti diketahui, pada Kamis (10/12/2020), Polda Metro Jaya menetapkan Habib Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan massa dalam acara penikahan putrinya pada 14  November lalu di Petamburan, Jakarta Pusat. Penetapan tersangka dilakukan usai gelar perkara pada Selasa (8/12/2020).

Habib Rizieq ditetapkan sebagai tersangka setelah dua kali tidak memenuhi panggilan polisi, yakni pada tanggal 1 dan 7 Desember 2020, dengan alasan dalam masa pemulihan.

Selain Habib Rizieq, polisi juga telah menetapkan lima orang tersangka lainnya.
Diantaranya ketua panitian HU, sekretaris panitia saudara A, penanggung jawab acara saudara MS dan SL, dan seksi acara saudara HI.

"Dari hasil gelar perkara menyimpulkan ada enam yang ditetapkan sebagai tersangka. Yang pertama sebagai penyelenggara Saudara MRS sendiri. Disangkakan Pasal 160 dan 216 (KUHP)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.


Yusri juga menyebut Polda Metro Jaya akan melakukan upaya paksa untuk menghadirkan keenam tersangka kasus kerumunan massa acara tersebut, termasuk Habib Rizieq.

"Keenam tersangka ini Polri dalam hal ini akan menggunakan upaya paksa yang dimiliki oleh Polri, sesuai perundang- undangan. Apa upaya paksanya pemanggilan atau dengan lakukan penangkapan, itu upaya paksa," tegasnya.
 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli