Netral English Netral Mandarin
11:50wib
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Minggu 1 Agustus 2021. Seluruh gerai Giant di Indonesia resmi tidak lagi beroperasi di Indonesia mulai hari ini, Minggu (1/8/2021).
Bali Sulit Bergeliat Tanpa Dukungan Ini

Senin, 14-Juni-2021 10:00

Bali harus dapat dukungan jika ingin menggeliatkan pariwisata.
Foto : Kemenparekraf
Bali harus dapat dukungan jika ingin menggeliatkan pariwisata.
10

DENPASAR, NETRALNEWS.COM -  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno berharap dukungan dan partisipasi aktif segenap pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang tergabung di Bali Tourism Board dalam membantu persiapan reaktivasi pariwisata Bali sebagai langkah pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Dalam membuka kembali pariwisata ini tentunya kita butuh dukungan industri, karena akhirnya yang mengeksekusi adalah teman-teman yang di garda terdepan yaitu yang bergerak di industri pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno usai Rakor dengan Bali Tourism Board, di Bali, Sabtu (12/6/2021).

Pelaku industri yang tergabung di dalam Bali Tourism Board agar dapat membantu memastikan berbagai macam prakondisi reaktivasi Bali dilakukan dengan baik. Pra kondisi tersebut meliputi pengendalian COVID-19 yang dapat ditekan, percepatan vaksinasi untuk menciptakan herd immunity, kesiapan destinasi baik dari zona dan rute aman berwisata, serta sertifikasi CHSE _end to end_.

“Adapun prakondisi lainnya adalah kondisi COVID-19 secara global. Dan tentunya yang berkaitan dengan travel corridor arrangement yang sekarang sedang difinalkan  untuk menentukan prasyarat agar wisatawan bisa masuk ke Bali,” jelas Menparekraf.

Menparekraf berharap reaktivasi pariwisata Bali dapat memulihkan perekonomian masyarakat Bali. Sebab, berdasarkan laporan yang diterima pada akhir kuartal kedua bulan Juni 2021 ini, Menparekraf mengatakan perekonomian Bali kembali terkontraksi.

“Data yang saya dapat, bahwa kontraksi di Bali berlanjut dan angkanya ini tidak terlalu jauh dibandingkan dengan kuartal pertama, malah termasuk kategori yang cukup dalam,” ujarnya.

“Ini yang harus kita sikapi segera, kita harus bergerak cepat, dan kita harus move in dengan kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu bagi yang betul-betul membutuhkan. Kalau tidak akan terjadi permanent damage atau kerusakan yang total dan kerusakan yang fatal. Jadi itu yang kita harapkan, bersama teman-teman industri disini untuk menghindarkan dari keadaan yang sudah sangat memprihatinkan ini,” lanjut Sandiaga.

 

 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Wahyu Praditya P