Netral English Netral Mandarin
01:51wib
Kontak tembak antara TNI-Polri dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali terjadi di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Minggu (26/9/2021). Tahun ini peringatan World Lung Day atau Hari Paru Sedunia dirayakan dengan tema 'Care for Your Lungs'.
Di Balik Sukses Greysia-Apriyani Ada Kemenangan Islam-Kristen, Ade Armando: Kemenangan Pluralisme Indonesia

Rabu, 04-Agustus-2021 07:35

Ade Armando
Foto : Istimewa
Ade Armando
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berhasil meraih medali emas cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8)

Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando memaknai kemenangan itu sebagai pertanda Tuhan agar Isalam dan Kristen bersatu.

“Keberhasilan Greysia Polii dan Apriani Rahayu  merebut medali emas bukanlah cuma soal olahraga. Ini adalah kemenangan kebhinekaan, pluralisme Indonesia,” kata Ade Armando, Rabu 4 Agustus 2021.

“Saya rasa Allah punya niat tertentu sehingga yang menang adalah duo warga beragama Kristen dan Islam. Allah memberi kita tanda bahwa untuk kemajuan Indonesia, semua umat beragama harus Bersatu, bersaudara, bekerjasama,” imbuhnya.

Sementara sebelumnya diberitakan, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengaku bersyukur atas torehan Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berhasil meraih medali emas cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020, Senin (2/8). 

Mengalahkan wakil Tiongkok Chen Qing Chen/Jia Yi Fan pada partai final di Musashino Forest Sport Plaza, Greysia/Apriyani mempersembahkan medali emas Olimpiade untuk Indonesia, setelah merebut kemenangan 21-19, 21-15. 

“Saya merasa bersyukur atas pencapaian ganda Putri Bulutangkis Indonesia di Olimpiade Tokyo dengan torehan medali emas yang merupakan pertama dalam sejarah keikutsertaan kita di olimpiade,” kata Zainudin Amali, Senin (2/8). 

Satu hal yang membuat Menpora Amali senang yakni Greysia/Apriyani bermain lepas tanpa beban pada pertandingan itu. 

Zainudin menilai Hal itu mungkin dikarenakan sejak awal keduanya tidak diunggulkan dalam event olahraga tertinggi di dunia tersebut sehingga tekanannya berkurang. 

“Berbeda dengan lawannya dari Tiongkok yang sudah diunggulkan sejak awal, pasti memikul beban berat,” sebutnya. 

Menurut Zainudin berlaga di Olimpiade atmosfirnya berbeda dan tekanannya lebih berat dari pada kejuaraan dunia atau single event lainnya. 

Dan, hal itu bahkan sudah Menpora sampaikan kepada Greysia/Apriyani usai usai memenangi laga semifinal atas pasangan Korea Selatan Lee So-hee/Shin Seung-chan, Sabtu lalu. 

“Hari Sabtu kemarin saya sempat berbincang dengan Greysia lewat video call. Saya sampaikan ucapan terima kasih atas pencapaiannya sudah sampai di babak final. Saya sampaikan sebagai Menpora tidak membebani target apapun setelah ini, yang penting main lepas dan saya ajak dia bnyak bercanda untuk membuat dia rileks,” ungkapnya. 

“Alhamdulillah cara itu tepat dan kita bisa lihat penampilan mereka yang tanpa beban tapi tetap fokus mengumpulkan poin demi poin. Selamat para Srikandi olahraga Indonesia,” ucap Zainudin. 

Sementara itu, Dewan Komite Olimpiade Internasional Erick Thohir juga mengucapkan selamatnya untuk Greysia/Apriyani yang telah berjuang keras di Tokyo 2020. 

"Tidak ada kata dan rasa yang cukup yang dapat mengungkapkan betapa bahagia, haru, dan bangga atas kerja keras @greyspolii dan @r.apriyanig siang ini," ucap Erick dalam unggahan di akun Instagramnya.

"Kami tadi menghentikan kegiatan sejenak untuk melihat detik kemenangan srikandi kebanggaan Indonesia ini. Dada berdegup kencang dan mata berkaca-kaca. Saya yakin semua yang melihat pertandingan tadi merasakan hal yang sama," sebutnya. 

Dikatakan oleh Erick, apa yang telah dicapai oleh Greysia/Apriyani menjadi bukti bahwa tidak ada usaha yang menghianati hasil. Terlebih Greysia yang telah menunggu emas pertamanya di Olinpiade sejak lama. 

"Perjuangan tak kenal lelah dalam upaya meraih medali di Olimpiade. Di diskualifikasi di Olimpiade London dan @Greyspolii hampir memutuskn pensiun pada 2017, namun hari ini semua telah terbayarkan," sebut Erick 

"@greyspolii dan @r.apriyanig. ijinkan saya dan seluruh bagsa Indonesia mengucapkan terima kasih dan selamat telah mempersembahkan medali emas di Olimpiade Tokyo 2020," tutupnya dinukil Media Indonesia.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati