Netral English Netral Mandarin
03:40wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Balitbang Golkar Minta Ideologi Pancasila Diwujudkan Secara Nyata dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Sabtu, 02-Oktober-2021 05:00

Ketua Balitbang Golkar, Jerry Sambuaga
Foto : Istimewa
Ketua Balitbang Golkar, Jerry Sambuaga
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Balitbang Golkar, Jerry Sambuaga menegaskan bahwa Pancasila adalah ideologi final Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan harus diwujudkan secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal ini dikatakan Jerry untuk menjawab pertanyaan wartawan mengenai tanggapannya terhadap Hari Kesaktian Pancasila.

Menurut Jerry, itulah cara agar Bangsa Indonesia makin kuat dan maju. Pasalnya, Balitbang meyakini bahwa Pancasila adalah ideologi yang sangat integrative dan adaptif terhadap kemajuan tetapi masih berpijak pada nilai dan karakter bangsa Indonesia sendiri.

"Pancasila itu Ideologi yang relative lengkap dan terbuka. Di dalamnya terkandung bukan hanya nilai dan kearifan nasional tetapi juga sifat akomodatif terhadap kemajuan dan modernitas. Momentum Kesaktian Pancasila ini harus dimaknai sebagai upaya untuk menyegarkan pemahaman sekaligus mewujudkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," kata Jerry.

Karena sifatnya yang luwes dan adaptif, menurut Jerry cara pemaknaan Pancasila juga terus berkembang. Jerry melihat generasi millennial punya pemaknaan Pancasila yang berbeda dengan generasi-generasi pendahulunya.

Kreatifitas, visi yang makin mengglobal dan semangat menjadi solusi, bagi Jerry adalah beberapa ciri khas pemaknaan Pancasila di kalangan anak muda.

"Bukan berarti anak muda tidak memahami dan mengimplementasikan Pancasila. Karakter dan polanya saja yang berbeda. Mereka lahir sebagai native dalam teknologi dan lahir dalam dunia yang telah terglobalisasi. Jadi wajar saja kalau karakter dan pola pemaknaannya berbeda dengan generasi X atau bahkan baby boomers," pungkasnya.

Bagi Balitbang Golkar, potensi anak muda ini harus diakomodasi, dibina dan difasilitasi. Banyak hal yang menurutnya bisa dimunculkan jika sinergi antar generasi terus dikembangkan.

Karena itu Balitbang Golkar mengapresiasi kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma`ruf Amin yang sangat akomodatif terhadap anak-anak muda. Hal ini memicu optimalisasi peran anak muda dalam berbagai bidang dan sektor.

"Lihat saja di industri, perdagangan, politik dan pemerintahan, banyak generasi muda yang muncul dan memainkan peran penting. Ini merupakan gelombang baru yang muncul di era Presiden Joko Widodo," tuturnya.

Ke depan Jerry berharap anak muda memanfaatkan kesempatan yang tersedia itu dengan maksimal. Menurutnya anak muda sendirilah yang harus membuktikan diri bahwa mereka bisa dan mampu mengemban Amanah di berbagai bidang. 

Hari kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober sebagai pengingat terhadap berhasil ditumpasnya Gerakan 30 September. Partai Golkar adalah salah satu kekuatan yang berperan penting dalam proses itu. Menurut sejarah, Golkar Bersama TNI dan seluruh elemen bangsa menjadi garda terdepan dalam upaya menyelematkan negara dari ideologi komunisme. Di era yang baru, Balitbang meyakini Golkar akan tetap berperan dalam penegakan nilai-nilai Pancasila. 

"Yang berbeda hanya zaman dan tantangannya, Peran Golkar tetap sama, berkarya demi tegaknya Pancasila dan kesejahteraan serta kemajuan bnangsa," tegas Jerry.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani