Netral English Netral Mandarin
10:16 wib
Sejumlah ahli mengkritik penerapan alat deteksi Covid-19 GeNose karena masih tahap ekperimental. Belum bisa dipakai dalam pelayanan publik khususnya screening Covid-19. Polri menegaskan akan menindaklanjuti kasus rasisme yang dialami mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Diketahui, Pigai menjadi korban rasis yang dilakukan Ambroncius Nababan.
Bandara  Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin Layani Tes Antigen

Rabu, 23-December-2020 06:20

Bandara Syamsudin Noor sediakan rapid test untuk mayarakat umum.
Foto : Antara
Bandara Syamsudin Noor sediakan rapid test untuk mayarakat umum.
10

BANJARMASIN, NETRALNEWS.COM - Manajemen Angkasa Pura I menyediakan layanan Rapid Test Antibody dan Antigen untuk pengguna jasa maupun masyarakat umum di Gedung Shelter Bus Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin Amiruddin Florensius di Kota Banjarbaru, mengatakan tes cepat itu menjadi syarat bagi calon penumpang di bandara tersebut.

"Layanan dibuka mulai Selasa (22/12) dan setiap pengguna jasa maupun masyarakat umum dapat melakukan pengecekan Rapid Test Antibody maupun Antigen dengan mudah dan harga terjangkau," ujarnya, Selasa, (22/12/2020).



Kebijakan itu selaras dengan Surat Edaran Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 3 tahun 2020 dan SE Kemenhub Nomor 22 Tahun 2020 yang mensyaratkan penyertaan surat hasil negatif Rapid Test Antigen khususnya ketika bepergian dari dan ke Pulau Jawa.

Manajemen AP I sangat mendukung kebijakan terkait syarat terbang di masa libur panjang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 sehingga membuka layanan setiap hari Senin sampai Ahad mulai pukul 07.00 WITA hingga 15.00 WITA.

 "Pengguna jasa dapat melakukan tes dengan waktu tunggu relatif cepat kurang lebih 15 menit untuk rapid test antibody dan sekitar 30 menit rapid test antigen setelah pengambilan sampel," ungkap Amiruddin.

Disebutkannya, layanan bagi pengguna jasa bandara maupun masyarakat itu merupakan hasil kerja sama dari Manajemen Angkasa Pura I dengan anak perusahaan, Angkasa Pura Support dan RSIA Mutiara Bunda.

"Biaya layanan rapid test antibody sebesar Rp 85.000 dan rapid test antigen sebesar Rp170.000. Harapan kami layanan ini dapat mempermudah penumpang untuk melengkapi syarat dokumen perjalanan udara," tutur Amiruddin.

Menurut dia, layanan diberikan sesuai prosedur protokol kesehatan yang berlaku di Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, baik petugas yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap maupun pengguna jasa.

Ia juga mengatakan pengguna jasa diwajibkan menggunakan masker dan menjaga jarak disamping wajib cuci tangan sebelum masuk area rapid test yang rutin dibersihkan serta disediakan cairan pembersih tangan.

"Setelah registrasi dengan membawa kartu identitas dan mengisi formulir yang disediakan, pengguna jasa dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengambilan sample kemudian menunggu hasilnya," kata Amiruddin , dilansir Antara.

Reporter :
Editor : Sulha Handayani