Netral English Netral Mandarin
14:13wib
Publik dihebohkan dengan ucapan selamat hari raya dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada umat Baha'i. Video itu jadi sorotan karena Baha'i bukan salah satu dari enam agama yang diakui negara. Menaker Ida Fauziyah menyatakan karyawan dengan gaji di atas Rp 3,5 juta tetap bisa mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta.
Bandingkan Baliho Puan Bertebaran dengan Baliho HRS Dirobohkan? Mustofa: Lapor Pak Dudung

Senin, 14-Juni-2021 09:15

Mustofa Nahrawardaya
Foto : CNN Indonesia
Mustofa Nahrawardaya
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Mustofa Nahrawardaya mencuit pernyataan kocak menanggapi banyaknya baliho Puan Maharani yang bertebaran di Jawa Timur.

Mustofa malah menyindir dan mengungkit kasus perobohan baliho-baliho Habib Rizieq Shihab yang dilakukan Mayjend Dudung Abdurachman beberapa waktu silam. 

“Lapor Pak Dudung,” cuit Mustofa Nahrawardaya, Minggu Malam, 13 Juni 2021.

Sementara secara terpisah diberitakan, sejumlah billboard atau baliho menampilkan Puan Maharani mulai terpasang di sejumlah titik di Kota Surabaya. 

Gambar ketua DPR RI sekaligus cucu dari Presiden pertama RI, Soekarno itu tersebar di sejumlah titik strategis.

Meski terbilang masih lama, billboard Puan ini juga sudah sejalan dengan pernyataan elite PDI Perjuangan yang ingin mengusung Puan.

Billboard berukuran jumbo bertuliskan “Mbak Puan” itu di antaranya terlihat di Jalan Menur Pumpungan, Jalan Pasar Kembang, Dukuh Kupang, Gunung Sari, Jemur Handayani, Karah Agung, hingga ke jalan Kendangsari.

Dinukil Media Sindo Taya, baliho-baliho yang terpasang berukuran besar bergambar dua foto Puan Maharani berbaju merah mengepalkan tangan kanan dan berbaju hitam sedang bicara di podium, serta terdapat kalimat pesan dari presiden pertama Indonesia Ir.Soekarno. Kalimat pesan tersebut berbunyi “barang siapa ingin mutiara, harus berani terjun di lautan yang dalam”.

PDIP berniat memperkuat dukungan internal di basis-basis PDIP. Selama ini Kota Surabaya adalah salah satu wilayah yang diandalkan partai banteng moncong putih itu dalam mendulang suara.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P