Netral English Netral Mandarin
12:19wib
Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen masyarakat setuju sekolah dan rumah ibadah dibuka kembali meski masih di tengah kondisi pandemi corona. Data pengguna Facebook yang mencapai 533 juta, baru-baru ini dikabarkan telah dicuri hacker. Facebook menyatakan, tak akan memberi tahu data siapa saja yang telah dicuri.
Bandingkan Kerumunan Jokowi dengan HRS, DT: Hanya Manusia Bodoh yang Mempermasalahkan Kerumunan saat Presiden ke NTT

Sabtu, 27-Februari-2021 11:28

Politisi Dewi Tanjung
Foto : Youtube
Politisi Dewi Tanjung
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi PDIP Dewi Tanjung (DT) ikut berkomentar terkait kerumunan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan kerja di Maumere, NTT, dengan kerumunan Habib Rizieq Shihab (HRS).

Menurut Dewi hanya orang bodoh yang  membandingkan kerumunan presiden Jokowi dengan kerumunan Habib Rizieq Shihab (HRS).

"Hanya Manusia BODOH yang mempermasalahkan Kerumunan Saat Presiden ke NTT.Lalu di bandingkan dng kerumunan yg di lakukan oleh Rizik Cs," tulis Dewi di akun Twitternya, Sabtu (27/2/2021).

Perempuan yang biasa disapa Nyai ini mengatakan kasus kerumunan Presiden Jokowi terjadi saat melakukan kunjungan kerja.

Sementara, kasus kerumunan Rizieq membuat gaduh dan keributan.

"Presiden ke NTT itu dalam rangka kerja untuk negara.Sedangkan Rizik Cs berkerumun membuat Gaduh dan keributan di dalam negeri PAHAM ??," ujarnya.

Cuitan Dewi pun direspon berbagai komentar pro dan kontra oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Sabtu (27/2/2021).

@WartoYudo: Nyai kenapa kadrun koq bodohnya ga berhenti" sih malah makin parah , apa karena mereka lapar karena subsidi jajan sdh tipis krna di blokir PPATK, sehingga mereka mulai cari celah untuk mendapatkan subsidi..karena sepertinya aksi massa mereka karena ekonomi dan kebutuhan politik

@Kurnia4849: Jg kemungkinan saja yg mengelu-elukan dan menyambut kan massa bayaran yg sdh dikondisikan... Begitu rekening diblokir kok gak ada lagi "aksi bela" bisanya Jumat kumpul di tempat ibadah titik tertentu lalu bergerak... Ini kan aneh?

@Darling70881519: Mereka yg menyalahkan... orang-orang barisan sakit hati dengan pak presiden Jokowi & tidak  punya simpati,empati,aplg hati nurani sama sekaliiii...Yang ada rasa BENCI selalu MENGHANTUI

@Aguzcode: Yg satu presiden dgn rakyatnya yg mengidolakannya ... yg satu lagi buronan yg sengaja mengundang simpatisannya supaya tidak dijemput polisi ... jelas beda lah !!

@DayaXx_Itah: Kadrun Memang takdirnya GOBLOKnya PERMANENKerumunan MRS diBandara Soetta& Petamburan melanggar Prokes krn Undangan& Penghasutan, DKI sttsnya Zona Merah Covid 19.Kunker Presiden Jkw di NTT, spontanitas kecintaan warga dgn RI 1 & NTT Zona hijau Covid 19. Jadi Berbeda sekali Drun 

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli