Netral English Netral Mandarin
00:29wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 optimistis target capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia akan rampung sesuai target awal pemerintah yakni pada Desember 2021. Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat.
Bangunkan Sahur Pakai Toa Masjid Itu Tradisi Islam Nusantara, TZ: Ada yang Berani MEMBERANGUSNYA?

Sabtu, 24-April-2021 19:40

Tengku Zulkarnain
Foto : Istimewa
Tengku Zulkarnain
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tengku Zulkarnain menanggapi polemik membangunkan sahur dengan toa masjid. Menurutnya itu sudah tradisi Islam Nusantara. Ia pun bertanya, ada yang mau memberangusnya?

“Tradisi membangunkan sahur dan toa mesjid itu tradisi Islam Nusantara. Ada yg berani MEMBRANGUSNYA...? Hehe...,” kata Zul, Sabtu 24 April 2021.

SSebelumnya diberitakan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas turut menanggapi kritikan artis Zaskia Adya Mecca yang menyebut tidak etis membangunkan orang sahur menggunakan toa di masjid. Menurutnya wajar apabila Zaskia merasa terganggu dengan hal tersebut.

"Jika Zaskia merasa terganggu, ya wajar saja," kata Yaqut Cholil Qoumas seperti dilansir detikcom, Jumat (23/4/2021).

Menag lantas menyinggung ada bacaan solat yang secara syariat dilarang dikeraskan karena mengganggu orang lain.

"Orang yang salat saja dilarang mengeraskan bacaan salatnya yang bisa mengganggu orang lain yang sedang salat, apalagi orang yang teriak-teriak membangunkan orang seperti itu. Bagaimana jika yang di dekatnya situ sedang menjalankan salat? Apakah tidak terganggu?," lanjutnya.

Lebih lanjut, Menag memberi saran agar takmir masjid bermusyawarah dengan warga sekitar terkait cara membangunkan sahur yang baik. Pasalnya, tidak semua warga yang tinggal di daerah tersebut melaksanakan ibadah puasa.

"Sebenarnya, pihak takmir masjid beserta lingkungan sekitarnya bermusyawarah, akan jauh lebih baik. Sejauh apa membangunkan orang sahur yang mungkin tujuannya baik, tidak mengganggu warga sekitar. Karena tidak semua orang, bahkan muslim sekalipun berkewajiban untuk berpuasa Ramadhan, sehingga tidak perlu dibangunkan di waktu sahur. Intinya, semua harus bertoleransi," tandasnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto