Netral English Netral Mandarin
04:22wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Banyak Penumpang Musiman, PT KCI Akui Kewalahan Terapkan Prokes di Libur Lebaran

Jumat, 14-Mei-2021 13:30

Ilustrasi penerapan jaga jarak di KRL Commuterline.
Foto : Twitter KRL Commuterline
Ilustrasi penerapan jaga jarak di KRL Commuterline.
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegur PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) karena tidak profesional dalam mengatur penumpukan jumlah penumpang dan berpotensi menjadi kluster COVID-19.

Hal itu dikatakan Menhub Budi Karya saat meninjau Stasiun Manggarai di Jakarta, Jumat (14/5/2021).

Menindaklanjuti teguran tersebut, Vice President Corporate Secretary PT KCI, Anne Purba menyatakan, pihaknya berjanji akan melakukan perbaikan pengaturan penumpang seperti yang diperintahkan Menhub.

"Kami akan berkoordinasi dengan PT KAI dengan meningkatkan pengaturan petugas untuk memperketat pengawasan sehingga jalankan prokes," kata Anne.

Ia menerangkan, pihaknya memang kewalahan mengatur protokol kesehatan (prokes) penumpang mengingat saat liburan ini kriteria penumpang adalah penumpang musiman yang tidak terbiasa menjalankan prokes.

Seperti dilansir Antara, PT KCI menilai sejumlah stasiun akan menjadi perhatian karena berpotensi terjadi lonjakan penumpang, yaitu Stasiun Tanah Abang, Stasiun Manggarai, Stasiun Pasar Minggu, Stasiun Bogor, serta Stasiun Bekasi. 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP